{"id":1106,"date":"2016-10-21T21:56:28","date_gmt":"2016-10-21T14:56:28","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=1106"},"modified":"2016-10-21T21:56:28","modified_gmt":"2016-10-21T14:56:28","slug":"1106","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2016\/10\/21\/1106\/","title":{"rendered":"Rencana Penyediaan dan Penyaluran Sumber Daya Alam"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>1 September 2016,\u00a0<\/strong>Sehubungan dengan adanya amanat <strong>Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 2015<\/strong> tentang <strong>Pembangunan Sumber Daya Industri<\/strong>, khususnya <strong>pasal 22 ayat 1<\/strong> bahwa <em>perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri yang memanfaatkan sumber daya alam wajib menyusun rencana pemanfaatan sumber daya alam.<\/em> Untuk memenuhi hal tersebut, <strong>Kementerian Perindustrian<\/strong> melalui <strong>Sekretariat Jenderal Biro Perencanaan<\/strong> akan menyusun <strong>RPerpre<\/strong>s tentang <strong>Rencana Penyediaan dan Penyaluran Sumber Daya Alam<\/strong> yang nantinya akan dijadikan dasar hukum dari pemanfaatan sumber daya alam. Salah satu yang akan masuk dalam RPerpres ini adalah <strong>Industri Pengolahan Ikan<\/strong> yang berkaitan dengan pemenuhan bahan baku ikan dari sumber daya alam. Untuk mendapatkan masukan terkait penyusunan RPerpres, diadakan <strong><em>Focus Group Discussion<\/em><\/strong>. Tujuan dari kegiatan penyusunan RPerpres ini adalah menyukseskaan pembangunan industri prioritas yang telah tersusu dalam RIPIN dan KIN, membuat peta dan mengindentifikasi sumber daya alam yang dibutuhkan untuk pembangunan industri tersebut, memastikan dari mana sumber daya alam itu diperoleh, berapa jumlahnya, dan bagaimana cara menyalurkannya untuk pembangunan industri, membuat perencanaan sistematis berupa upaya-upaya yang harus dilakukan untuk mewujudkn jaminan ketersediaan sumber daya bagi pembangunan industri, serta membuat draft peraturan presiden yang member rasa aman bagi para investor dan iklim usaha lainnya. Dalam FGD ini <strong>AP5I<\/strong> aktif memberikan masukan terkait kondisi industri perikanan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>1 September 2016,\u00a0Sehubungan dengan adanya amanat Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 2015 tentang Pembangunan Sumber Daya Industri, khususnya pasal 22<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-1106","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1106"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1108,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1106\/revisions\/1108"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1106"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1106"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1106"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}