{"id":1146,"date":"2016-12-04T21:56:58","date_gmt":"2016-12-04T14:56:58","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=1146"},"modified":"2016-12-04T21:56:58","modified_gmt":"2016-12-04T14:56:58","slug":"direktur-konservasi-dan-keanekaragaman-hayati-kementerian-lingkungan-hidup","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2016\/12\/04\/direktur-konservasi-dan-keanekaragaman-hayati-kementerian-lingkungan-hidup\/","title":{"rendered":"Direktur Konservasi dan keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>17 Oktober 2016,\u00a0<\/strong>Untuk menindaklanjuti perkembangan kuota komoditi paha katak untuk tahun 2017, <strong>AP5I <\/strong>mengadakan audiensi dengan <strong>Direktur Konservasi dan keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup \u2013 Bambang Dahono Adji<\/strong> dan beberapa staff di ruang lingkup KLH. Tujuan dari pertemuan ini untuk mendapatkan informasi yang jelas terkait Ijin Tangkap dan Ijin Edar berikut kuota yang diajukan untuk komoditi paha katak. Di informasikan oleh Bambang, Industri pengolahan paha katak wajib untuk mengurus ijin edar untuk mempermudah ekspor produk paha katak. Saat ini yang terdaftar di KLH baru satu industri pengolahan katak, untuk itu diharapkan industri pengolahan katak yang berada di bawah <strong>AP5I<\/strong> untuk mengurus ijin edar tersebut.\u00a0 KLH akan mendesak LIPI untuk memberikan kuota katak sesuai dengan permintaan <strong>AP5I<\/strong> dan kuota tersebut akan diberikan sepenuhnya oleh <strong>AP5I<\/strong>. Untuk itu diharapkan oleh Bambang, semua industri pengolahan katak bisa bergabung menjadi anggota <strong>AP5I<\/strong> agar mempermudah KLH memantau dan mengevaluasi kuota katak yang diberikan. Kedepannya <strong>AP5I<\/strong> dan KLH akan bekerjasama untuk mempermudah industri pengolahan paha katak melakukan ekspornya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>17 Oktober 2016,\u00a0Untuk menindaklanjuti perkembangan kuota komoditi paha katak untuk tahun 2017, AP5I mengadakan audiensi dengan Direktur Konservasi dan keanekaragaman<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-1146","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1146"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1148,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1146\/revisions\/1148"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}