{"id":1336,"date":"2017-03-20T13:03:25","date_gmt":"2017-03-20T06:03:25","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=1336"},"modified":"2017-03-20T13:03:25","modified_gmt":"2017-03-20T06:03:25","slug":"1336","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2017\/03\/20\/1336\/","title":{"rendered":"Pemutakhiran Data dan Evaluasi Kinerja Industri Makanan, Hasil Laut dan Perikanan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>22 \u2013 24 Februari 2017,\u00a0<\/strong>Dalam rangka pemutakhiran data dan evaluasi kinerja industri makanan, hasil laut dan perikanan, Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Agro mengadakan Rakor pembahasan perkembangan di triwulan tahun 2016 dan triwulan I 2017. Kementerian Perindustrian mempunyai target di tahun 2017 pertumbuhan industri mencapai 5,5% dan untuk industri makanan, hasil laut dan perikanan mencapai 8,5%. untuk menopang pertumbuhan ekonomi yang telah ditargetkan sebesar 5,7%.Kebijakan pengembangan industri makanan, hasil laut dan perikanan memiliki 2 prioritas yaitu industri makanan dan industri pakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah-langkah yang dilakukan dalam upaya menggerakkan pertumbuhan ekonomi khususnya sektor industri adalah peningkatan utilisasi kapasitas produksi, dan percepatan realisasi rencana investasi. Rakor di hadiri oleh semua asosiasi yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Industri Agro, dimana setiap asosiasi memberikan informasi terakhir terkait perkembangan ataupun permasalahan yang ada di industrinya. Diharapkan dengan dukungan asosiasi dan industri yang berada dalam binaan Kemenperind dapat bersama-sama mencapai target pertumbuhan industri yang diharapkan ditahun 2017.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>22 \u2013 24 Februari 2017,\u00a0Dalam rangka pemutakhiran data dan evaluasi kinerja industri makanan, hasil laut dan perikanan, Kementerian Perindustrian melalui<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-1336","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1336","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1336"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1336\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1339,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1336\/revisions\/1339"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1336"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1336"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1336"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}