{"id":3804,"date":"2021-11-05T14:11:00","date_gmt":"2021-11-05T07:11:00","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=3804"},"modified":"2021-12-06T14:12:34","modified_gmt":"2021-12-06T07:12:34","slug":"dpp-sharing-session3-strategi-menghadapi-perubahan-otorisasi-impor-composite-products-oleh-uni-eropa-4-november-2021","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2021\/11\/05\/dpp-sharing-session3-strategi-menghadapi-perubahan-otorisasi-impor-composite-products-oleh-uni-eropa-4-november-2021\/","title":{"rendered":"DPP Sharing Session#3 &#8211;  Strategi Menghadapi Perubahan Otorisasi Impor Composite Products oleh Uni Eropa &#8211; 4 November 2021"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-table\"><table><tbody><tr><td><strong>Direktorat Pengamanan Perdagangan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan<\/strong> mengadakan <strong>DPP Sharing Session#3<\/strong> dimana tema yang diangkat kali ini adalah <strong>\u201c Strategi Menghadapi Perubahan Otorisasi Impor Composite Products oleh Uni Eropa \u201c<\/strong>. Persyaratan eksportasi fish and fishery products ke Uni Eropa harus memenuhi prinsip-prinsip dan filosofi terhadap <em>European Food Law<\/em>. Perlu diperhatikan <em>Specific Key Elements<\/em> yaitu berasal dari negara yang telah masuk dalam <em>Positive List of Eligible Country<\/em>, dengan beberapa kriteria kelayakan sebagai berikut : Terdapat pengakuan\/recognize dari UE terhadap Otoritas Kompeten yang dapat melakukan pengendalian terhadap system jaminan mutu dari hulu hingga hilir.Memenuhi standar <em>EU animal health<\/em> untuk <em>live fish, their eggs and gametes<\/em> <em>intended for breeding and live bivalve molluscs.<\/em>Otoritas Kompeten harus dapat memenuhi persyaratan <em>hygiene and public health<\/em> pada <em>vessels<\/em>, <em>landing sites, processing establishments and on operational processes, freezing and storage<\/em>.Untuk produk kekerangan, harus memiliki monitoring perairan.Untuk produk budidaya : memiliki monitoring <em>residu plan<\/em> terhadap <em>veterinary drugs, pesticides, heavy metals and contaminants.<\/em><em>Imports are only authorised from approved establishments<\/em>.Dilakukan audit secara berkala oleh <strong>DG SANTE<\/strong> untuk memverifikasi penerapan SJMKHP. &nbsp; <strong>Definisi Produk Komposit<\/strong> adalah makanan yang mengandung produk olahan asal hewan maupun tumbuhan. Kategori produk komposit <em>( composite products )<\/em> seperti yang tercantum pada <strong>pasal 12<\/strong> <em>Commission Deregulated Regulation ( EU ) 2019\/625<\/em> yaitu ; <strong>Non-shelf stable composite products<\/strong> &nbsp;dalam artian produk komposit yang harus dikirim atau disimpan dalam suhu tertentu; <strong>Shelf-stable composite products that contain meat products<\/strong> yaitu produk komposit yang tidak perlu berada dikirim atau disimpan pada temperatur tertentu dan menggunakan daging dan turunannya sebagai bahan baku; <strong>Shelf-stable composite products that do not contain meat products<\/strong> artinya produk komposit yang tidak memerlukan khusus dalam pengiriman maupun penyimpanan dan tidak menggunakan daging dan turunannya sebagai bahan baku. Persyaratan aturan kesehatan masyarakat <em>( public health requirements )<\/em> untuk produk komposit yang mengandung produk olahan asal hewan tidak berubah ( tetap sama ), yaitu produk olahan asal hewan yang terkandung didalam produk komposit jika diproduksi di negara asal ekspor, harus diproduksi di pabrik <em>( establishment )<\/em> yang sudah mengantongi otorisasi dari UE. Sebagai konsekuensi, produk olahan tersebut sudah terdaftar didalam <strong>Komisi Eropa portal sistem Trade Control and Expert System TRACES<\/strong> atau produk tersebut diproses di pabrik pengolahan yang berlokasi di negara anggota UE. Artinya, mulai tanggal 21 April 2021, negara pihak ketiga ( eksportir ) yang memproduksi pangan olahan dengan kandungan pangan olahan asal hewan harus memilki : Residue monitoring plan yang telah disetujui oleh otoritas berwenang untuk setiap kandungan pangan asal hewan yang telah dilist dalam lampiran aturan <em>Commission Decision 2011\/163\/EU ( ditetapkan pada 16 Maret 2011 )<\/em>. Sebagai informasi hingga saat ini, produk pangan asal hewan yang telah diotorisasi oleh UE hanya produk perikanan budidaya <em>( aqua culture )<\/em>, atau ;Industri pengolahan produk komposit di negara tersebut menggunakan bahan baku yang diproduksi di negara anggota Uni Eropa atau diimpor dari negara lain yang telah teregister didalam lampiran <em>Commission Decision 2011\/163\/EU<\/em>.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika negara produsen produk komposit berencana untuk memilih menggunakan bahan baku sesuai dengan point b, maka sesuai dengan Pasal 2, Ayat 1 <em>Commission Decision 2011\/163\/EU<\/em> negara tersebut harus memberitahukan DG Sante melalui surat yang ditujukan kepada <em>Director for Health and Food Audits.<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Direktorat Pengamanan Perdagangan Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan mengadakan DPP Sharing Session#3 dimana tema yang diangkat kali ini adalah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3805,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-3804","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3804","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3804"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3804\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3806,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3804\/revisions\/3806"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3805"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3804"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3804"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3804"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}