{"id":994,"date":"2016-08-18T22:51:45","date_gmt":"2016-08-18T15:51:45","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=994"},"modified":"2016-08-18T22:51:45","modified_gmt":"2016-08-18T15:51:45","slug":"994","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2016\/08\/18\/994\/","title":{"rendered":"US Seafood Import Monitoring Program"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>24 Juni 2016,\u00a0<\/strong>Dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan <strong>Trade and Investment Framework Arrangement \u2013 Trade and Investment Council ( TIFA \u2013 TIC )<\/strong> ke 15, khususnya terkait usulan kerja sama dalam kerangka <em>IUU Fishing<\/em>, <strong>Kementerian Perdagangan<\/strong> mengadakan pertemuan untuk membahas hal tersebut. Salah satu fokus utama dalam pembahasan TIFA \u2013 TIC adalah IUU Fishing yang mengerucut ke <em>Seafood Fraud<\/em> \u00a0sehingga US\u00a0berencana akan membuat <strong>US Seafood Import Monitoring Program<\/strong> yang akan diberlakukan kepada seluruh Eksportir ke US. Program tersebut menyerupai <em>Catch Sertificate<\/em> yang diberlakukan oleh Uni Eropa kepada para Eksportir. US berencana akan mengirimkan Trainer Professional pada Bulan September untuk mensosialisasikan mengenai program tersebut. Berkaitan dengan hal ini, <strong>AP5I <\/strong>dan <strong>KKP<\/strong> diminta masukan terkait rencana program tersebut sehingga dapat ditindaklanjuti oleh Kementerian Perdagangan. Pada dasarnya <strong>AP5I<\/strong> dan KKP mendukung dan siap bersinergi dalam memberantas IUU Fishing, akan tetapi apabila program tersebut dilaksanakan maka akan terjadi beberapa kendala dikarenakan sekitar 95% nelayan Indonesia adalah nelayan kecil sehingga akan sulit untuk melakukan Tracebility dari Hulu ke Hilir mengenai Hasil Tangkap Ikan. <strong>AP5I<\/strong> juga memberikan masukan apabila program ini berjalan agar pengisian formulir lebih dipermudah dan disederhanakan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>24 Juni 2016,\u00a0Dalam rangka menindaklanjuti hasil pertemuan Trade and Investment Framework Arrangement \u2013 Trade and Investment Council ( TIFA \u2013<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-994","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=994"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/994\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":996,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/994\/revisions\/996"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}