{"id":2451,"date":"2020-02-01T14:17:36","date_gmt":"2020-02-01T07:17:36","guid":{"rendered":"http:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=2451"},"modified":"2020-02-18T14:21:49","modified_gmt":"2020-02-18T07:21:49","slug":"rapat-usulan-standar-bobot-tuntas-16-desember-2020","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2020\/02\/01\/rapat-usulan-standar-bobot-tuntas-16-desember-2020\/","title":{"rendered":"Rapat Usulan Standar Bobot Tuntas &#8211; 16 Desember 2020"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Dalam rangka melindungi produk ikan beku Indonesia terutama serangan impor dari Vietnam dan dalam rangka peningkatan daya saing produk ikan beku, khusunya terkait berat bersih atau isi bersih ( <em>net weight <\/em>), <strong>Direktorat Pengolahan Bina MUtu \u2013 Ditjen PDSPKP<\/strong> melakukan diskusi dengan <strong>AP5I <\/strong>dan <strong>Asosiasi Catfish Indonesia, UNIDO<\/strong>, dan beberapa industri ikan beku khususnya fillet patin beku untuk menindaklanjuti penerapan netweight dalam kemasan fillet patin beku. Hal ini dikarenakan terdapat beberapa permasalahan dilapangan yaitu adanya <em>glazing<\/em> ( penambahan berat melalui pembekuan air ) yang mencapai 40%. Tujuan utama <em>glazing<\/em> yaitu untuk melindungi produk bukan untuk meningkatkan berat. Selain itu proses <em>glazing<\/em> yang semakin tinggi tidak ekonomis bagi produsen. Glazing tinggi terpaksa dilakukan produsen karena permintaan pasar\/ konsumen menginginkan harga fillet patin termurah. Hal ini perlu dilakukan edukasi kepada konsumen. Fakta yang ada terjadi <em>economic fraud <\/em>untuk produk fillet patin Vietnam dikemasan dituliskan <em>glazing<\/em> 20% namun kondisi di lapangan <em>glazing<\/em> hingga 50%. akhirnya konsumen lebih memilih glazing tinggi karena harga lebih murah. Saat ini produk ikan beku yang dikemas dan di jual di retail belum menyampaikan informasi berat bersih atau isi bersih ( <em>net weight <\/em>). Meskipun telah terdapat <strong>Undang-Undang Pangan Nomor 18\u00a0 Tahun 2012 pasal 97; Peraturan Pemerintah No. 69 tahun 1999 Iklan dan Label Pangan\u00a0 pasal 3 paling sedikit\u00a0 mencantumkan berat bersih dan isi bersih. <\/strong>Untuk mengatasi persoalan yang ada, pelaku usaha sepakat\u00a0 perlu diusulkan penerbitan surat edaran dari <strong>KKP<\/strong> kepada retail, konsumen dan <em>stakeholder<\/em> lainnya perihal pencantuman label berat bersih pada produk ikan beku kemasan yang di jual ke retail. Dalam rangka bersaing dengan Vietnam, pelaku usaha mengharapkan\/ mengusulkan\u00a0 ada upaya dari <strong>KKP<\/strong> untuk mendorong\/ menfasilitasi <strong>UPI<\/strong> memperbaiki\/mengganti peralatannya dari <strong>ABF<\/strong> keteknologi pembekuan yang lebih canggih misalnya <strong>IQF<\/strong> sebagimana dilakukan oleh Vietnam. Dari berbagai pertimbangan yang ada, saat ini belum perlu diperlakukan <strong>SNI wajib fillet patin<\/strong>, namun diharapkan\u00a0 <strong>KKP mengeluarkan peraturan ( surat edaran )<\/strong> <strong>untuk mencantumkan berat bersih ( <em>net weight <\/em>) <\/strong>terhadap seluruh produk ikan beku dalam kemasan yang dijual di retail mengacu kepada regulasi yang telah ada.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka melindungi produk ikan beku Indonesia terutama serangan impor dari Vietnam dan dalam rangka peningkatan daya saing produk ikan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-2451","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2451","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2451"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2451\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2453,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2451\/revisions\/2453"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2451"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2451"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2451"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}