{"id":5580,"date":"2024-12-10T10:37:00","date_gmt":"2024-12-10T03:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=5580"},"modified":"2025-03-17T10:39:14","modified_gmt":"2025-03-17T03:39:14","slug":"peluncuran-buku-putih-pemetaan-kebutuhan-sdm-bidang-keahlian-dan-pusat-keunggulan-untuk-indonesia-emas-2045-10-desember-2024","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2024\/12\/10\/peluncuran-buku-putih-pemetaan-kebutuhan-sdm-bidang-keahlian-dan-pusat-keunggulan-untuk-indonesia-emas-2045-10-desember-2024\/","title":{"rendered":"Peluncuran Buku Putih Pemetaan Kebutuhan SDM ( Bidang Keahlian ) dan Pusat Keunggulan Untuk Indonesia Emas 2045 &#8211; 10 Desember 2024"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional\/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( KemenPPN\/Bappenas )<\/strong>, melakukan peluncuran Buku Putih Pemetaan Kebutuhan SDM ( Bidang Keahlian ) dan Pusat Keunggulan Untuk Indonesia Emas 2045.\u00a0\u00a0Buku Putih ini merupakan hasil kolaborasi antara <strong>KemenPPN\/Bappenas<\/strong> dengan <strong>Badan Riset dan Inovasi Nasional<\/strong>, serta melibatkan mitra pembangunan <strong>Tanoto Foundation<\/strong> dan <strong>DFAT<\/strong> melalui program <strong>KONEKSI ( Kolaborasi Pengetahuan dan Inovasi Australia Indonesia )<\/strong>. Secara substansi, Buku Putih menyajikan analisis mendalam mengenai kebutuhan keahlian untuk mencapai output-output strategis, tetapi juga menyoroti pentingnya pembentukan pusat keunggulan.\u00a0\u00a0Pada kegiatan peluncuran ini turut dihadiri oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ); Kementerian Agama; Kementerian Perindustrian; Kementerian Ketenagakerjaan; Badan Riset dan Inovasi Nasional; Mitra Pembangunan; Asosiasi Industri; Media\/Pers; Akademisi; Penyedia Beasiswa; Perwakilan Perguruan Tinggi; dan Perwakilan scholars.\u00a0\u00a0Pada kesempatan tersebut, \u00a0<strong>Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan &#8211; Amich Alhumami<\/strong> menekankan perlunya upaya pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas dan pengembangan STEAM. Pemerataan akses perlu didorong dengan penguatan kualitas infrastruktur perguruan tinggi, pengelolaan sumber daya pendidikan tinggi, dan perbaikan kualitas tata kelolanya. Selain itu, dalam hal pengembangan STEAM dapat diwujudkan dengan pengembangan pembelajaran dan penguatan program studi.\u00a0 Pada kesempatan ini juga turut dihadiri oleh\u00a0<strong>Beni Bandanajaya\u00a0( Kemendiktisaintek ),\u00a0Riska Puspita Sari\u00a0( Kemenag )<\/strong>, dan <strong>Wawan Dhewanto ( ITB )<\/strong> sebagai penanggap. Ketiganya berpandangan mengenai pentingnya regulasi operasional yang diperlukan untuk memastikan implementasi kebijakan dan strategi pada setiap tahapan pembangunan pendidikan tinggi serta mekanisme pengawasan dan pendanaan yang transparan, efektif, dan berkelanjutan untuk mendukung implementasi kebijakan secara optimal. Selain itu perlu menekankan pentingnya memastikan pelaksanaan proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat selaras dengan prioritas dan tujuan pembangunan nasional.\u00a0Pada sesi diskusi turut dilakukan penyampaian informasi oleh Dimas Suryo Sudarso, Farida Ayu Brilyanti, dan Aruminingsih. Ketiganya memberikan penekanan keterkaitan Buku Putih sebagai bentuk penjabaran Undang-Undang No. 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025\u20132045, Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2025-2029, dan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2024 Tentang Desain Besar Manajemen Talenta Nasional. Pentingnya Buku Putih menjadi rujukan para penyedia beasiswa untuk mendorong penciptaan SDM yang berkualitas. Semua pihak dapat saling bersinergi, informasi pada Buku Putih dapat mendorong penciptaan ekosistem yang kuat berbasis pada SDM yang memiliki keahlian spesifik.\u00a0\u00a0Tanoto Foundation, organisasi filantropi independen di bidang pendidikan yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto pada tahun 1981,\u00a0juga\u00a0mengeluarkan studi Pengembangan\u00a0<em>Soft Skill<\/em>\u00a0untuk Tenaga Kerja Industri Prioritas Nasional\u00a0untuk mempertajam Buku Putih Pemetaan Kebutuhan Sumber Daya Manusia ( Bidang Keahlian ) serta Pusat Keunggulan untuk Indonesia Emas 2045.\u00a0Studi ini memberikan analisis mendalam tentang pentingnya\u00a0<em>soft skills<\/em>\u00a0dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan revolusi industri 4.0.\u00a0\u00a0\u00a0Studi ini juga memberikan pemetaan kebutuhan\u00a0<em>soft skills\u00a0<\/em>di industri-industri prioritas nasional dan menawarkan solusi strategis melalui program-program pengembangan yang dapat mendukung transformasi SDM Indonesia.\u00a0Sejak 2019, Tanoto Foundation melalui program beasiswa Kepemimpinan, TELADAN bekerjasama dengan universitas mitra di Indonesia, berfokus pada pengembangan\u00a0<em>soft skills<\/em>, dengan berbasis riset.\u00a0\u00a0<strong>Head of Leadership Development &amp; Scholarship Tanoto Foundation &#8211; Michael\u00a0Susanto<\/strong> \u00a0mengatakan hasil\u00a0studi\u00a0Tanoto Foundation menunjukkan bahwa kompetensi\u00a0<em>soft skills<\/em>\u00a0mahasiswa\/i perlu dikembangkan secara terstruktur sesuai dengan kebutuhan industri Indonesia, sehingga mampu meningkatkan potensi yang mereka miliki untuk kesiapan kerja, siap latih, dan siap berkontribusi. \u00a0Harapannya pengembangan\u00a0<em>Soft Skills<\/em>\u00a0Tenaga Kerja Industri Prioritas Nasional Indonesia dapat dipadankan dengan kebutuhan industri dan praktik di pendidikan tinggi di Indonesia guna membantu tercapainya visi Indonesia Emas 2045.\u00a0Pada sesi penutupan, Andri N.R. Mardiah, memberikan kesimpulan bahwa peran perguruan tinggi menjadi salah satu yang terpenting. Pengembangan SDM unggul melalui pendidikan tinggi yang berkualitas merupakan salah satu fondasi utama untuk menghadapi tantangan global, seperti revolusi industri 4.0, digitalisasi, dan inovasi teknologi. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan lulusan siap kerja, tetapi juga menjadi pusat inovasi, riset, dan kolaborasi yang mendukung industrialisasi serta pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat nasional dan internasional.\u00a0\u00a0Buku Putih Pemetaan Kebutuhan SDM (Bidang Keahlian) dan Pusat Keunggulan Untuk Indonesia Emas 2045 merupakan dokumen yang berisi pemetaan kebutuhan SDM (keahlian) lingkup bidang ilmu STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics)\u00a0 serta upaya pembentukan dan pengembangan Pusat Keunggulan di berbagai\u00a0Perguruan Tinggi\u00a0di Indonesia untuk mendukung 10 Industri prioritas nasional. Adapun industri prioritas tersebut meliputi: Industri Pangan; Industri Farmasi, Kosmetik dan Alat Kesehatan; Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka; Industri Alat Transportasi; Industri Elektronika dan Telematika\/ICT; Industri Pembangkit Energi; Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri; Industri Hulu Agro; Industri Logam Dasar dan Bahan Galian Bukan Logam; dan Industri Kimia Dasar Berbasis Migas dan Batubara.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional\/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( KemenPPN\/Bappenas ), melakukan peluncuran Buku Putih Pemetaan Kebutuhan SDM ( Bidang Keahlian<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5581,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-5580","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5580","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5580"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5580\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5582,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5580\/revisions\/5582"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5581"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5580"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5580"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5580"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}