{"id":6135,"date":"2026-04-07T15:12:07","date_gmt":"2026-04-07T08:12:07","guid":{"rendered":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=6135"},"modified":"2026-04-15T15:13:48","modified_gmt":"2026-04-15T08:13:48","slug":"roadshow-international-indonesia-seafood-meat-expo-iism-indonesia-cold-chain-expo-7-april-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2026\/04\/07\/roadshow-international-indonesia-seafood-meat-expo-iism-indonesia-cold-chain-expo-7-april-2026\/","title":{"rendered":"Roadshow International Indonesia Seafood &amp; Meat Expo ( IISM ) &amp; Indonesia Cold Chain Expo &#8211; 7 April 2026"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI)<\/strong> bekerjasama dengan <strong>Asosiasi Produsen dan Pengolahan Produk Perikanan Indonesia (AP5I) <\/strong>dan <strong>Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia (PPLI)<\/strong> mengadakan\u00a0 <strong>Roadshow International Indonesia Seafood &amp; Meat Expo (IISM) &amp; Indonesia Cold Chain Expo 2026<\/strong> dengan tema <strong>\u201cPenguatan Rantai Dingin Perikanan untuk Ketahanan Pangan Indonesia\u201d<\/strong>. <strong>Direktur Utama PT Wakeni &#8211; Sofianto Widjaja <\/strong>menjelaskan Surabaya dipilih sebagai lokasi roadshow karena posisinya yang strategis sebagai salah satu pusat distribusi, perdagangan, dan pengolahan seafood terbesar di Indonesia. Dengan peran tersebut, Surabaya menjadi titik penting dalam memperkuat konektivitas rantai pasok nasional, khususnya untuk mendukung distribusi ke wilayah Indonesia Timur maupun pasar ekspor. Penguatan rantai\u00a0<a href=\"https:\/\/jatim.suaramerdeka.com\/tag\/dingin\">dingin<\/a>\u00a0mulai menjadi fokus utama disektor\u00a0<a href=\"https:\/\/jatim.suaramerdeka.com\/tag\/perikanan\">perikanan<\/a>. Forum ini mempertemukan masalah lama dengan solusi yang mulai dirumuskan bersama, dimana dengan cold chain jadi kunci efisiensi dari hulu ke hilir. Dengan penguatan rantai dingin diharapkan biaya bisa ditekan, kualitas terjaga, dan daya saing industri perikanan terus meningkat. Narasumber dalam forum ini <strong>Ketua Tim Kerja Pemetaan dan Analisis Pasar Luar Negeri Ditjen PDSPKP &#8211; Helwijaya Marpaung<\/strong> yang mewakili <strong>Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP)<\/strong>, yang didampingi <strong>Ketua AP5I &#8211; Saut Hutagalung<\/strong>, dan <strong>Wakil Ketua Bidang Cold Chain PPLI &#8211; Tejo Mulyono<\/strong>. Helwi dalam presentasinya menekankan pentingnya penanganan sejak awal, karena produk\u00a0<a href=\"https:\/\/jatim.suaramerdeka.com\/tag\/ikan\">ikan<\/a>\u00a0sangat rentan rusak. Selain itu t<a href=\"https:\/\/jatim.suaramerdeka.com\/tag\/tantangan\">antangan<\/a>\u00a0di lapangan tidak ringan. Indonesia memiliki karakter geografis kepulauan. Distribusi dari wilayah timur ke Jawa masih mahal. Bahkan, ongkos kirim domestik bisa melampaui biaya ekspor. Dampaknya langsung terasa. Inefisiensi membuat harga sulit bersaing. Selain itu, data menunjukkan sekitar 14,78 persen produksi ikan hilang dalam proses distribusi. Penyebabnya beragam, mulai dari penanganan yang tidak tepat hingga keterbatasan infrastruktur pendingin. Dari sisi industri, Saut menjelaskan tekanan biaya terus meningkat sehingga terjadi lonjakan ongkos logistik.\u00a0 Meski begitu, peluang pasar tetap besar, tantangannya ada di distribusi dan kualitas. Di titik inilah cold chain menjadi penentu. Industri hilir menuntut standar mutu tinggi. Suhu harus stabil dari kapal hingga pabrik. Tanpa itu, peluang ekspor bisa hilang. Tejo menambahkan upaya efisiensi mulai didorong dari sisi teknologi. Dorongan kolaborasi lintas sektor mulai menguat. Rantai pasok perlahan diarahkan lebih terintegrasi. Dari nelayan, pengolahan, logistik, hingga pasar. Targetnya mulai terlihat realistis, biaya bisa ditekan, produk tetap segar, sehingga daya saing meningkat. Cold chain kini bukan lagi sekadar pendukung. Sistem ini mulai menjadi fondasi penting\u00a0<a href=\"https:\/\/jatim.suaramerdeka.com\/tag\/ekonomi\">ekonomi<\/a>\u00a0perikanan nasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) bekerjasama dengan Asosiasi Produsen dan Pengolahan Produk Perikanan Indonesia (AP5I) dan Perkumpulan Pelaku Logistik Indonesia<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6136,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-6135","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6135","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6135"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6135\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6138,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6135\/revisions\/6138"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6136"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6135"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6135"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6135"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}