{"id":6302,"date":"2026-07-23T13:43:23","date_gmt":"2026-07-23T06:43:23","guid":{"rendered":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=6302"},"modified":"2026-07-28T13:50:04","modified_gmt":"2026-07-28T06:50:04","slug":"sosialisasi-pemanfaatan-preferensi-0-dalam-ijepa-untuk-eksportir-tuna-tongkol-cakalang-ttc-23-juli-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2026\/07\/23\/sosialisasi-pemanfaatan-preferensi-0-dalam-ijepa-untuk-eksportir-tuna-tongkol-cakalang-ttc-23-juli-2026\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Pemanfaatan Tarif Preferensi 0% Dalam Kerangka IJEPA Untuk Eksportir TTC &#8211; 23 Juli 2026"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam rangka mendukung peningkatan akses pasar ekspor tuna olahan, <strong>Direktorat Akses dan Promosi \u2013 Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan \u2013 Kementerian Kelautan dan Perikanan<\/strong> mengadakan <strong>Sosialisasi Pemanfaatan Preferensi 0% dalam kerangka Indonesia Japan \u2013 Economic Partnerships Agreement (IJEPA) untuk eksportir Tuna-Tongkol-Cakalang (TTC).<\/strong> Tarif\u00a0<a href=\"https:\/\/www.idxchannel.com\/tag\/Ekspor\">ekspor<\/a>\u00a00% untuk produk tuna, cakalang, dan<a href=\"https:\/\/www.idxchannel.com\/tag\/tongkol\">\u00a0tongkol<\/a>\u00a0ke\u00a0<a href=\"https:\/\/www.idxchannel.com\/tag\/Jepang\">Jepang<\/a>\u00a0resmi berlaku. Kebijakan ini merupakan hasil perubahan kesepakatan Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) yang sebelumnya mengenakan tarif sebesar 9,6%. KKP siap memfasilitasi unit pengolahan ikan (UPI) yang ingin memanfaatkan kebebasan tarif tersebut. Perubahan kesepakatan tersebut mengakomodir kepentingan Indonesia seperti penghapusan 4 pos tarif produk olahan tuna dan cakalang. Dipasar Jepang, produk tuna kaleng dan olahan asal Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga eksportir terbesar dengan nilai mencapai USD 30,28 juta. KKP menyiapkan Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan terkait ratifikasi IJEPA. Surat edaran tersebut akan memuat tata cara permohonan nomor registrasi tarif 0% untuk produk tuna dan cakalang olahan selain kaleng dengan kode harmonized system (HS) Jepang 1604.14.091 dan 1604.14.099. Unit Pengolah Ikan (UPI) pengekspor produk dengan kode HS yang disebut di protokol IJEPA harus terdaftar di KKP. Protokol perubahan IJ &#8211; EPA khusus utk 4 kode HS (pos tariff) TCT kaleng dan non kaleng termasuk katsuboshi (1604.14.010, &#8230; 091, &#8230; 092, &#8230; 099) akan mulai berlaku <strong>1 Agustus 2026<\/strong>. Sebagai informasi berikut alur proses registrasi UPI dalam skema IJEPA. Proses diawali dengan pengiriman dokumen oleh UPI, antara lain formulir permohonan, perizinan berusaha berupa Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat standar, Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP), Hazard Analysis Critical Control Points (HACCP), Standar Operasional Prosedur (SOP) sortasi bahan baku, dokumen ketertelusuran, serta pakta integritas. Berkas tersebut kemudian diverifikasi Ditjen PDS dan ditindaklanjuti dengan dilakukan inspeksi ke Unit Pengolahan Ikan (UPI) pemohon baik secara fisik ataupun daring. Setelah proses verifikasi dan inspeksi dinyatakan lengkap dan sesuai maka KKP akan menyampaikan notifikasi ke pihak Ministry of Agriculture, Forestry and Fisherie (MAFF) Jepang melalui Nota Diplomatik berupa daftar UPI yang berminat memanfaatkan tarif preferensi IJEPA dimaksud.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam rangka mendukung peningkatan akses pasar ekspor tuna olahan, Direktorat Akses dan Promosi \u2013 Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6303,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-6302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6302"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6307,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6302\/revisions\/6307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}