{"id":6454,"date":"2026-09-30T15:46:28","date_gmt":"2026-09-30T08:46:28","guid":{"rendered":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/?p=6454"},"modified":"2026-10-01T15:54:07","modified_gmt":"2026-10-01T08:54:07","slug":"sosialisasi-hasil-perundingan-indonesia-eu-cepa-sektor-perikanan-30-september-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/2026\/09\/30\/sosialisasi-hasil-perundingan-indonesia-eu-cepa-sektor-perikanan-30-september-2026\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Hasil Perundingan Indonesia -EU CEPA Sektor Perikanan &#8211; 30 September 2026"},"content":{"rendered":"\n<p>Sehubungan telah diselesaikannya rangkaian perundingan <strong>Indonesia \u2013 European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA)<\/strong> dimana salah satunya terkait sektor perikanan, <strong>Asosiasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan (AP5I) <\/strong>mengadakan <strong>Sosialisasi Hasil Perundingan Indonesia -EU CEPA Sektor Perikanan<\/strong> dengan narasumber dari <strong>Direktorat Jenderal Peningkatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan &#8211; KKP<\/strong>, dan <strong>Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional &#8211; Kementerian Perdagangan<\/strong>. Perkembangan Perundingan <strong>I-EU CEPA<\/strong> terkait cakupan perjanjian, sekitar <strong>98% pos tarif <\/strong>kedua pihak akan diliberalisasi, mencakup sekitar <strong>99,5% nilai impor Uni Eropa dan Indonesia<\/strong>. <strong>I-EU CEPA<\/strong> jauh lebih luas dari sekadar penghapusan tarif, mencakup <em>Rules of Origin<\/em>, <em>Customs and Trade Facilitation<\/em>, <em>SPS, TBT, services, investment, government procurement, intellectual property, dan trade and sustainable development.<\/em> Pada pertemuan Indonesia\u2013DG Trade 10 September 2026, kedua pihak menyatakan komitmen mendorong percepatan penandatanganan dan implementasi. Makna bagi Perikanan I-EU CEPA bukan instrumen membangun pasar dari nol, melainkan instrumen untuk <strong>memperbesar perdagangan yang sudah terbentuk<\/strong>, meningkatkan daya saing, dan memperluas basis produk serta eksportir Indonesia di pasar UE. Saat ini nilai ekspor 2025 sekitar <strong>37,7% lebih tinggi <\/strong>dibandingkan 2021. Volume ekspor 2025 mencapai 78,32 ribu ton, naik 0,9% dari 2024. Komoditas TCT, Udang, dan CSG mencatat nilai gabungan <strong>USD 294,82 juta <\/strong>atau sekitar <strong>65,3% <\/strong>ekspor ke UE menunjukkan <em>critical mass <\/em>yang siap memanfaatkan CEPA segera setelah EIF, sekaligus ruang untuk diversifikasi produk dan pasar. Dari perjanjian ini terdapat <strong>553 Pos Tarif Perikanan <\/strong>yang mendapatkan tarif preferensi dalam I-EU CEPA. Sekitar <strong>96% HS 03 <\/strong>memperoleh kategori A. Produk olahan HS 16 memiliki struktur liberalisasi lebih beragam, penting dari perspektif <strong>hilirisasi dan peningkatan nilai tambah<\/strong>. Jumlah UPI eksisting yang memiliki EU <em>Approval Number <\/em>saat ini adalah <strong>176<\/strong>. KKP melalui BPPMHKP terus berupaya memenuhi rekomendasi DG SANTE untuk memperluas jumlah UPI yang dapat mengekspor ke UE. Untuk komoditas budi daya <em>Commission Implementing Regulation <\/em>(EU) 2026\/1189 tanggal 4 Juni 2026 mencantumkan kembali Indonesia sebagai negara yang diperbolehkan mengekspor <strong>produk perikanan budidaya <\/strong>ke pasar UE <strong>sebuah perkembangan positif<\/strong>. Dari perjanjian I-EU CEPA Indonesia akan dikeluarkan dari daftar <em>beneficiary <\/em>GSP UE mulai <strong>1 Januari 2027<\/strong>, setelah diklasifikasikan Bank Dunia sebagai <em>upper-middle-income country <\/em>pada 2023, 2024, dan 2025. I-EU CEPA menjadi pengganti GSP yang krusial. Perlu juga pemanfaatan <strong><em>Autonomous Tariff Quota <\/em>(ATQ) sebagai Mitigasi Terbatas. <\/strong>ATQ merupakan instrumen otonom UE untuk menjamin kecukupan bahan baku industri pengolahan UE. Regulasi <em>existing <\/em>berlaku 2024\u20132026; perpanjangan sampai 31 Desember 2027 masih dalam proses (per 17 September 2026). ATQ dapat menjadi bantalan potensial, tetapi <strong>tidak dapat menggantikan GSP maupun I-EU CEPA<\/strong>. Konsentrasi pada TCT, Udang, dan CSG (65,3% ekspor ke UE) menunjukkan <em>critical mass <\/em>yang siap, sekaligus ruang besar untuk <strong>diversifikasi produk dan pasar <\/strong>di seluruh 27 negara anggota UE. I-EU CEPA telah membuka akses tarif yang sangat luas bagi sektor perikanan Indonesia. Tantangan yang perlu diperhatikan adalah memastikan akses tersebut benar-benar dapat digunakan oleh industri. Dalam jangka pendek, 176 UPI yang telah memiliki EU <em>Approval Number <\/em>perlu dipersiapkan sebagai <strong><em>first movers <\/em><\/strong>pemanfaatan CEPA. Secara paralel, KKP terus memperluas akses regulatori agar semakin banyak UPI Indonesia dapat menikmati manfaat perjanjian.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sehubungan telah diselesaikannya rangkaian perundingan Indonesia \u2013 European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dimana salah satunya terkait sektor perikanan,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6455,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[16],"tags":[],"class_list":["post-6454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6454"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6454\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6456,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6454\/revisions\/6456"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ap5i-indonesia-seafood.com\/indoap5i\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}