News

Rapat Koordinasi Pembangunan Hub Bisnis Ekspor Produk Kelautan dan Perikanan di Timur Tengah – 12 Februari 2024

Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melalui Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim mendorong peningkatan ekspor perikanan oleh pelaku usaha ke kawasan Timur Tengah, sehingga perlu pula untuk mengenali ketentuan terkait sistem jaminan kesehatan ikan dan ketentuan khusus ekspor kawasan tersebut. Timur Tengah ini peluang pasar yang perlu dioptimalkan sebagai pasar non tradisional. Sebagai calon pasar potensial untuk produk perikanan Indonesia, maka UPI perlu memperhatikan sistem jaminan kesehatan ikan yang sesuai dengan standar internasional, yaitu mengacu pada Organisasi Kesehatan Hewan Dunia ( OIE ), FAO ( Codex ) dan tentunya ketentuan khusus negara mitra dagang, termasuk Timur Tengah. Beberapa komoditas perikanan Indonesia yang sudah masuk ke Timur Tengah yaitu ikan tuna dalam kemasan kaleng ke sejumlah negara di Timur Tengah. Hanya saja, ekspor Indonesia ke Timur Tengah masih kalah jauh dibandingkan Thailand yang menguasai 71 persen pasar impor Timur Tengah untuk produk TTC (tuna, tongkol, cakalang). Komoditas perikanan lainnya dari Indonesia yang mempunyai potensi adalah ikan patin dan ikan tawar lainnya terutama untuk kebutuhan catering Umroh dan Haji. Namun sayangnya komoditas ini masih kalah bersaing dengan komoditas perikanan dari Vietnam. Permasalahan utama adalah kurang bersaingnya harga produk perikanan Indonesia dibandingkan dengan beberapa negara competitor sehingga diperlukan salah satu strategi lain semisal promosi untuk mengenalkan produk perikanan dari Indonesia.  Strategi lain yang sedang di kembangkan oleh Kemenkomarves melalui Bisnis Hub Ekspor Perikanan Indonesia, yang merupakan tempat/wadah/lokasi/platform yang menghubungkan berbagai pihak dalam proses ekspor perikanan Indonesia, mulai dari pembudidaya ikan, pengolah ikan, eksportir, hingga pembeli di luar negeri. Hub ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses ekspor perikanan Indonesia, sehingga dapat meningkatkan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar internasional.

Tinggalkan Balasan