Rapat Persiapan Ekspor Perikanan Tangkap Untuk Katering Haji – 10 Januari 2023
Sehubungan dengan rencana untuk mensuplai produk perikanan sebagai salah satu menu dalam katering penyelenggaraan haji pada tahun 2023, Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan – Kementerian Kelautan dan Perikanan mengadakan Rapat Persiapan Ekspor Perikanan Tangkap untuk Katering Haji 2023. Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2023 dilakukan pada bulan Mei. Total jamaah selama 40 hari diperkirakan 205.875 jamaah sehingga memerlukan bahan pangan yang cukup banyak untuk memenuhi pangan jamaah. Direncanakan menu dalam 1 minggu terdiri dari ikan ( 7 ), ayam ( 6 ), daging ( 5 ), dan telur ( 3 ). Hal ini tentunya terbuka untuk produk perikanan Indonesia bisa ikut andil dalam memenuhi kebutuhan produk perikanan sepanjang pelaksanaan ibadah haji. KKP dalam hal ini mengajak UPI di Indonesia untuk bisa mengisi permintaan kebutuhan ikan tersebut. Tentunya UPI yang ikut serta wajib teregistrasi di Saudi Food and Drugs Authority ( SFDA ) melalui BPOM selaku Otoritas Kompeten di Indonesia. Kontrak katering haji akan dilakukan pada pertengahan bulan Februari 2023, sehingga pada pertengahan bulan Januari 2023 harus sudah ada kepastian mengenai registrasi SFDA. Dikarenakan banyak komoditi perikanan budidaya yang belum teregistrasi SFDA, maka saat ini produk perikanan tangkap disiapkan sebagai alternatif menu katering haji 2023. Langkah yang akan ditindaklanjuti terkait produk budidaya, dimana KKP melalui BKIPM akan menyurati BPOM untuk meregistrasi ulang UPI akuakultur dengan menambah daftar UPI yang belum terdaftar pada notifikasi yang telah dilakukan BKIPM yang telah dilakukan sebelumnya oleh BPOM. Sebagai antisipasi, KKP merencanakan penggantian menu katering haji menjadi produk perikanan tangkapyang sudah teregistrasi jika produk patin, lele, dan bandeng, dan komoditi perikanan budidaya lain belum mendapatkan approval number dari SFDA. Tentunya komoditi perikanan yang diperlukan adalah komoditi yang mempunyai harga relatif tidak terlalu mahal ( tidak lebih mahal dari daging ). Dalam rapat ini, anggota AP5I jika berminat untuk ikut serta dalam penyediaan bahan baku untuk kebutuhan catering haji, bisa berkoordinasi dengan Sekretariat AP5I, dan akan ditindaklanjuti ke KKP. Tentunya UPI anggota AP5I yang sudah mempunyai SFDA.
