News

Potensi Sumberdaya Ikan dan Peluang Usaha Perikanan

19 September 2017, Dalam rangka meningkatkan komunikasi dan artikulasi pengetahuan ilmiah ( sains ) dengan dunia usaha, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan ( FPIK ) memiliki portofolio Sciences-Business Forum ( SBF ) yang mengambil topik Potensi Sumberdaya Ikan dan Peluang Usaha Perikanan.  Kenaikan stok ikan lestari dalam dua tahun terakhir tak serta-merta membuat gembira pelaku usaha perikanan tangkap. Pasalnya, peningkatan potensi sumber daya ikan itu tak di ikuti dengan keleluasaan memanfaatkan. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dikukuhkan oleh Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya Ikan (Komnas Kajiskan) menyebutkan stok ikan melesat 71% dari 7,3 juta ton pada 2013 menjadi 12,5 juta ton pada 2016. Namun, perkembangan utilisasinya tak secepat lompatan stok ikan lestari yang dilaporkan. Jika membandingkan produksi perikanan tangkap pada 2013 sebanyak 5,1 juta ton dengan stok ikan lestari tahun itu, maka utilisasi mencapai 69,9%. Angka itu turun menjadi hanya 54,4% pada 2016 meskipun saat itu produksi perikanan tangkap dilaporkan terus naik menjadi 6,8 juta ton (tabel). Jadi, jelas potensi sumber daya ikan cenderung semakin kurang optimal dan kesenjangan potensi dan hasil tangkapan cenderung semakin melebar. Bagi pelaku usaha, prospek bisnis perikanan bukan sekadar membanggakan betapa besar potensi sumber daya ikan, melainkan bagaimana memanfaatkannya secara optimal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada saat yang sama, tren ekspor perikanan merosot selama tiga tahun terakhir, yakni dari US$4,5 miliar pada 2014 menjadi US$4,2 miliar pada 2016.

Tinggalkan Balasan