Pertemuan Stake Holder Masyarakat Aquacultuture Indonesia ( MAI ) – 15 Mei 2019
Pertemuan Stake Holder Masyarakat Aquacultuture Indonesia ( MAI ), dengan agenda utamanya menentukan Sekjen MAI pengganti Dr. Agung Sudaryono ( Almarhum ) yang beberapa minggu lalu meninggal karena sakit. Pada pertemuan tersebut Ketua Umum AP5I – Budhi Wibowo menyampaikan perlunya MAI agar lebih berperanan bersama sama KKP membuat aturan tentang Sustainable Aquaculture, terutama dalam budidaya udang. Perlunya dibuat aturan yang bisa diterima semua stake holder dan bisa diterapkan secara tegas, agar produksi udang kita tidak stagnan bahkan cenderung menurun karena penyakit meskipun area budidaya udang terus bertambah. Sewaktu diBrussels Ketua Umum AP5I sempat berbicara dengan pengusaha pengolahan udang dari equador dan menanyakan kenapa equador produksi udangnya bisa tumbuh. Ternyata dalam prakteknya pemerintah equador membuat aturan tentang budidaya udang yang ketat dan diterapkan secara ketat. Indonesia seharusya sudah mulai membuat dan menerapkan aturan yang tegas tentang budidaya yang berkelanjutan. Budhi Wibowo terus berusaha menyuarakan hal ini ke KKP dan stake holder lainnya. Pengusaha dari equador juga cerita bahwa mereka sebagian besar ekspor udang dalam bentuk head on, karena ongkos tenaga kerja di equador sangat mahal, mereka menghitung biaya proses udang sekitar 3 USD/kg.