FGD Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan Teknologi Kontainer Berpendingin ( Reefer Container ) – 30 Juni 2021
Menindaklanjuti rapat koordinasi penguatan hilirisasi industri perikanan melalui upaya peningkatan komoditi ekspor dan pemenuhan kebutuhan container berpendingin ( reefer container ) bagi produk perikanan, Universitas Brawijaya mengadakan Forum Group Diskusi dan Penandatanganan Nota Kesepahaman Pengembangan Teknologi Kontainer Berpendingin( Reefer Container ) sebagai Dukungan Penguatan Hilirisasi Industri Kelautan dan Perikanan. Hal ini merupakan tindak lanjut dari diskusi antara AP5I, ARPI dan juga PT. Industri Kereta Api ( Persero ) – INKA yang kemudian dilanjutkan dengan diskusi dengan Universitas Brawijaya untuk melakukan Kerjasama Penelitian dan Pengembangan Sistem Rantai Dingin( cold chain system ) Perikanan di Indonesia. Ruang lingkup yang akan dilakukan dalam kerjasama ini bersama-sama melakukan diskusi dan merealisasikan pembuatan prototype reefer container dan/atau cold storage dengan design yang mengakomodir permasalahan dalam bisnis perikanan. Kerjasama dengan Universitas Brawijaya merupakan salah satu rencana penguatan pendidikan tinggi yang berkualitas dengan mengembangkan perguruan tinggi sebagai produsen iptek-inovasi dan pusat keunggulan ( center of excellence ), pengembangan Kerjasama perguruan tinggi dengan industri dan pemerintah, serta peningkatan kualitas dan pemanfaatan penelitian dengan meningkatkan interaksi perguruan tinggi dan industri. Hal ini sesuai dengan agenda pembangunan RPJMN IV tahun 2020 – 2024, dimana salah satunya adalah meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
