News

FGD Diplomasi Ekonomi Perikanan Indonesia-Uni Eropa; Menjembatani Regulasi, Sertifikasi, dan Akses Pasar – 30 Juli 2026

Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri (BSKLN) Kementerian Luar Negeri c.q Pusat Strategi Kebijakan Kawasan Amerika dan Eropa (PSKK Amerop) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) untuk menyusun rekomendasi strategis kebijakan bertema “Diplomasi Ekonomi Perikanan Indonesia-Uni Eropa; Menjembatani Regulasi, Sertifikasi, dan Akses Pasar”. Penyusunan rekomendasi strategi kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan Indonesia dalam memanfaatkan peluang pasar UE pada sektor perikanan, paska terbitnya Commision Implementing Regulation 2026/1189 pada 4 Juni 2026 memasukan kembali Indonesia kedalam daftar negara yang diijinkan mengekspor produk perikanan budidaya ke pasar Eropa. Pemulihan ini merupakan hasil pendekatan diplomasi ekonomi yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, KBRI Brussels, dan Delegasi UE di Jakarta serta menjadi bukti pentingnya sinergi lintas kementerian/lembaga dalam mengatasi hambatan regulasi teknis dipasar UE. Uni Eropa merupakan salah satu pasar produk perikanan terbesar dan bernilai tinggi di dunia, dengan konsumsi rata-rata 24-25kg perkapita pertahun dan pendapatan perkapita sekitar €37.900. Bagi Indonesia, UE secara konsisten menjadi pasar ekspor perikanan terbesar kelima setelah USA, RRT, ASEAN, dan Jepang, namun nilainya masih jauh dibawa potensi permintaan pasar tersebut. Penyelenggaraan FGD ini merupakan forum konsultasi multipihak yang melibatkan pemangku kepentingan dari unsur pemerintah, akademisi, dan think-thank untuk menjamin kualitas analisis dan kedalaman perspektif yang akan menjadi landasan penyusunan kajian kebijakan Pusat SKK Amerop.

Tinggalkan Balasan