Rapat Koordinasi Peningkatan Kegiatan Ekspor – 22 Maret 2021

Menindaklanjuti Rapat Koordinasi pembahasan Peningkatan Kegiatan Ekspor di Indonesia yang telah dilaksanakan pada tanggal 10 Maret 2021 yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, selanjutnya Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi melanjutkan rapat koordinasi tersebut yang dipimpin oleh Penasehat Khusus Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Bidang Perdagangan internasional dan Investasi, dan narasumber lainnya Penasehat Khusus Menteri Koordinator BIdang Kemaritiman dan Investasi Bidang Kerjasama RI – Tiongkok.  Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekspor Indonesia ke Tiongkok menjadi 100 miliar dolar AS pada 2024, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, ekspor Indonesia ke Tiongkok pada 2020 tercatat sebesar US$31,78 miliar  atau naik 13,64 % dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara total perdagangan kedua negara di tahun yang sama tercatat sebesar US$71,41 miliar. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Kepabeanan China ( GACC ) nilai ekspor produk perikanan Indonesia pada 2020 tercatat USD857,9 juta. Angkanya menurun sebesar 0,28 % dibandingkan 2019. Penurunan itu sebagai dampak dari kebijakan Tiongkok yang memperketat masuknya produk ikan beku dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Namun Indonesia tetap optimistis kerja sama sektor perikanan bisa segera pulih dan meningkat lagi. Ini karena pemerintah Indonesia dengan pemerintah Tiongkok telah menandatangani MoU Two Countries, Twin Parks pada Januari 2021 untuk meningkatkan kerja sama kedua negara. Indonesia dan China juga sepakat mengoptimalisasi kesepakatan yang telah terjalin seperti dalam skema ASEAN-China FTA dan Regional Comprehensive Economic Partnership ( RCEP ). Kedua negara juga sepakat memperkuat perdagangan multilateral dalam kerangka World Trade Organization ( WTO ). Pemerintah Tiongkok berharap Indonesia dapat mendukung proposal Investment Facilitation yang sedang digagas di WTO.

Tinggalkan Balasan