Kick Off Meeting Verifikasi Rencana Kebutuhan Industri – Penyusunan Neraca Komoditas tahun 2024 – 15 Agustus 2023
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Penyusunan Rencana Kebutuhan Komoditas Gula, Perikanan, Beras, Daging dan Jagung untuk industri dalam rangka usulan penetapan Neraca Komoditas tahun 2024, Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian mengadakan Kick-Off Meeting Verifikasi untuk Neraca Komoditas tersebut. Pemenuhan impor komoditas perikanan sebagai bahan baku penolong untuk industri diatur dalam Peraturan Pemerintah No. 9 tahun 2018 tentang Tata Cara Pengendalian Impor Komoditas Perikanan dan Komoditas Pergaraman sebagai Bahan Baku dan Bahan Penolong Industri, dimana Kementerian Perindustrian ditugaskan untuk memberikan rekomendasi importasi ikan sebagai bahan baku industri. Ditjen Industri Agro melakukan pengawasan terhadap penggunaan perikanan yang berasal dari impor sesuai rekomendasi yang diterbitkan. Salah satu bentuk pengawasan importasi ikan yang dilakukan Ditjen Industri Agro adalah dengan melakukan verifikasi terhadap industri yang mengajukan rekomendasi beserta realisasi penggunaan komoditas perikanan tersebut sebagai bahan baku dan bahan penolong. Gambaran umum komoditas perikanan, volume impor komoditas perikanan semester 1 – 2023 mencapai 199.219 ton atau naik sebesar 12,99% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 ( Y on Y ), Makarel merupakan komoditas terbesar yang diimpor semester 1 – 2023, yaitu mencapai 26,93% dan mengalami kenaikan sebesar 74,36% dibandingkan periode yang sama tahun 2022. Sebagai informasi sampai saat ini serapan kuota impor untuk komoditas perikanan melalui Kemenperind sebesar 93.000 ton ( 34,66% ). Sedangkan terkait kuota impor tahun 2024, anggota AP5I diharapkan menyiapkan data kebutuhan bahan baku impor sepanjang tahun 2024 yang bisa mulai di upload di SNANK untuk pembentukan NK bulan September 2023 dan akan ditutup bulan Oktober 2023. Sebagai gambaran, bulan September – Oktober pengajuan untuk pembentukan NK di SNANK. Bulan Oktober akan dilakukan verifikasi oleh team surveyor, bulan November – Desember akan dilakukan kompilasi data antar K/L terkait, dan bulan Desember minggu ke 2 rakortas dan verifikasi dari Kemendag. Sehingga diharapkan Januari 2024 PI sdh bisa keluar dan dijalankan oleh anggota AP5I.
