Partisipasi Strategic FGD APINDO – 1 Juli 2026
Ditengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi, diperlukan pemahaman yang lebih utuh mengenai kondisi perekonomian dan dunia usaha nasional, serta respons kebijakan yang diperlukan. Dalam rangka menghimpun berbagai perspektif tersebut, Asosiasi Pengusaha Indonesia – APINDO mengadakan Strategic Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Respon Konkret Dunia Usaha atas Kondisi Perekonomian dan Dinamika Pasar untuk Stabilisasi Ekonomi Nasional”. Perekonomian Indonesia saat ini berada dalam fase yang penuh tekanan di tengah meningkatnya ketidakpastian global dan dinamika domestik. Stabilitas makroekonomi menghadapi tantangan yang semakin nyata, tercermin dari pelemahan nilai tukar Rupiah serta meningkatnya tekanan arus keluar modal (capital outflow) yang mencerminkan sensitivitas pasar terhadap kondisi eksternal maupun persepsi risiko domestik. Di saat yang sama, sektor riil menunjukkan sinyal perlambatan, terlihat dari Purchasing Managers’ Index (PMI) yang bergerak di sekitar ambang kontraksi, serta Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang belum sepenuhnya pulih ke level pra-tekanan, menandakan masih terbatasnya optimisme pelaku usaha dan rumah tangga dalam mendorong ekspansi ekonomi. Kondisi tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan memperkuat akumulasi tantangan struktural yang selama ini dihadapi dunia usaha. Pelaku usaha beroperasi dalam lingkungan yang ditandai oleh tingginya ketidakpastian kebijakan, yang kerap berubah dengan cepat dan mempengaruhi perencanaan bisnis jangka menengah dan panjang. Di sisi lain, biaya berusaha di Indonesia masih tergolong tinggi (high-cost economy), terutama pada komponen utama seperti tenaga kerja, logistik, energi, dan kepastian rantai pasok. Kompleksitas birokrasi dan regulasi yang belum sepenuhnya efisien juga masih menjadi hambatan signifikan dalam meningkatkan daya saing nasional. Situasi ini semakin menekan ketika daya beli masyarakat, khususnya kelompok kelas menengah sebagai motor utama konsumsi domestik, menunjukkan kecenderungan melemah akibat meningkatnya beban biaya hidup, termasuk tekanan inflasi dan kenaikan biaya energi dalam beberapa waktu terakhir. Tujuan dari FGD ini untuk menghimpun pandangan objektif mengenai kondisi terkini perekonomian Indonesia, termasuk sentimen investor dan dunia usaha. Dari masukan tersebut dilakukan identifikasi tantangan utama dunia usaha serta menginventarisasi kebijakan yang dinilai kontraproduktif beserta dampaknya terhadap dunia usaha dan pertumbuhan ekonomi, yang kemudian dilanjutkan dengan merumuskan rekomendasi kebijakan strategis yang dapat memperkuat kepercayaan investor dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Seluruh masukan yang dihimpun dari diskusi ini diharapkan dapat menjadi landasan evidence-based policy input yang kuat dan terstruktur. Rekomendasi tersebut akan disampaikan kepada para pemangku kebijakan, termasuk Pemerintah dan Presiden Republik Indonesia, sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat daya saing industri nasional, serta memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dalam kegiatan FGD ini Saut Hutagalung – Ketua AP5I hadir dan memberikan informasi update terkait kondisi industri perikanan saat ini.
