News

Rapat Pendalaman dan Analisis SWOT sektor Ekonomi Biru Indonesia – 2 Desember 2022

Kementerian PPN/Bappenas tengah menyusun Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia dengan dukungan dari mitra lokal dan inetrnasional. Peta jalan tersebut berupaya menjembatani transisi menuju ekonomi biru berkelanjutan melalui konservasi dan penggunaan sumber daya laut dan pesisir yang bertanggung jawab sebagai pedoman kebijakan dan program dalam mewujudkan Visi Indonesia 2045, termasuk harapan agar dapat keluar dari middle-income trap sebelum 2045. Sebagai salah satu langkah dalam menyusun rekomendasi kebijakan dan tujuan kebijakan yang jelas, tepat, dan terukur, dibutuhkan masukan dan pandangan dari berbagai pemangku kepentingan yang relevan dalam berbagai lingkup sektor ekonomi biru di Indonesia. Sebagai bentuk dukungan dalam penyempurnaan dokumen peta jalan ini, Bappenas mengadakan Rapat Pendalaman dan Analisis SWOT sektor Ekonomi Biru Indonesia. Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia, sebagai tindak lanjut dari Kerangka Pembangunan Ekonomi Biru Indonesia yang telah diluncurkan tahun lalu. Ini adalah kesempatan untuk menegaskan besarnya potensi ekonomi laut Indonesia yang jika dimanfaatkan secara maksimal, akan berkontribusi signifikan bagi pemulihan dan transformasi ekonomi bangsa, utamanya untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja, produktivitas, dan nilai tambah bagi perekonomian. Peta jalan ini mengusung tiga tujuan. Pertama, mengusulkan dan mempromosikan Peta Jalan Ekonomi Biru sebagai salah satu solusi untuk mendukung transformasi ekonomi di tingkat nasional. Kedua, menjadi wadah untuk mempelajari praktik terbaik dan kisah sukses negara-negara yang mewujudkan Ekonomi Biru. Ketiga, membangun kolaborasi potensial dalam desain dan implementasi Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia. Strategi Ekonomi Biru yang inklusif dan berkelanjutan diharapkan dapat dirancang untuk menyejahterakan masyarakat mengingat Indonesia merupakan negara maritim yang potensi lautnya sangat besar untuk dikelola. Tiga tujuan tersebut selaras dengan Prioritas 1 G20 Development Working Group, yakni Strengthening Recovery from the Covid-19 Pandemic and Ensuring Resilience in Developing Countries, Underdeveloped Countries, and Archipelagic Countries through the three key pillars of Micro, Small, Medium Enterprises; Adaptive Social Protection; and Low-Carbon Green and Blue Economies. Prioritas tersebut menjadi fondasi bagi salah satu deliverables dalam DMM 2022, yakni the G20 Roadmap for Stronger Recovery and Resilience in Developing Countries, Least Developed Countries ( LDCs ), and Small Island Developing States ( SIDS ). Kementerian PPN/Bappenas tengah menyusun Peta Jalan Ekonomi Biru Indonesia dengan dukungan dari mitra lokal dan internasional, termasuk UN Resident Coordinator, International Labour Organization, UN Environment Programme, ARISE+ Indonesia, dan EcoNusa Foundation. Diharapkan kolaborasi lintas sektor dan pemangku kepentingan dalam menciptakan kesejahteraan manusia dan berkontribusi pada transisi global menuju ekonomi dan kemakmuran laut yang lebih berkelanjutan. Implementasi Peta Jalan Ekonomi Biru juga akan mendukung transformasi ekonomi Indonesia dalam jangka menengah dan panjang, sekaligus berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja yang layak dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim.

Tinggalkan Balasan