News

Diskusi/ Dialog dengan Asosiasi Pelaku Usaha Perikanan – 18 Februari 2026

Dalam upaya pengembangan ekspor dan peningkatan daya saing produk perikanan nasional di pasar internasional, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional – Kementerian Perdagangan mengadakan Diskusi/Dialog dengan Asosiasi Pelaku Usaha Perikanan. Diskusi di pimpin langsung oleh Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional – Fajarini Puntodewi yang menjelaskan tren Ekspor Perikanan Indonesia sepanjang tahun 2021-2025 naik sebesar 1,73% dan pertumbuhan ekspor YoY (2024-2025) 5,03%. Total ekspor perikanan Indonesia di tahun 2025 sebesar USD 1,86 milyar. Negara tujuan ekspor perikanan Indonesia adalah USA (60,9%), Jepang (17,9%), Tiongkok (5,6%), Uni Eropa (4,3%), ASEAN (2,8%). Yang menarik untuk ASEAN, ekspor perikanan Indonesia ke Vietnam dan Thailand mengalami kenaikan yang signifikan. Sepanjang tahun 2021-2025 market share ekspor perikanan Indonesia di Vietnam sebesar 10,37% naik 28,53%, sedangkan market share di Thailand sebesar 3,45% naik 11,26%. Produk utama ekspor perikanan Indonesia adalah udang (30%), Tuna Tongkol Cakalang (17%), Cumi Sotong Gurita (14%), Rajungan Kepiting (8%), Rumput Laut (5%), serta produk perikanan lainnya (26%). Permintaan dunia yang terus meningkat untuk produk perikanan terutama pasar US, Tiongkok dan Jepang memberikan peluang baru untuk produk perikanan Indonesia. Selain itu perlu dilakukan juga perluasan pasar potensial yang belum tergarap secara maksimal seperti Rusia dan Timur Tengah. Untuk menjaga kesinambungan bisnis perikanan kedepan tentunya produk perikanan Indonesia harus memenuhi persyaratan pasar seperti food safety & quality, sustainability, dan traceability. Saat ini beberapa persyaratan yang diberlakukan oleh negara-negara tujuan sudah di penuhi seperti sertifikasi Bebas Cesium-137, CoA, Bebas Antibiotik. Dalam diskusi ini dihadiri juga Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer – Miftah Farid. Salah satu rencana kedepan adalah melakukan rebranding untuk produk perikanan Indonesia terutama untuk komoditas udang.  Kementerian Perdagangan juga aktif ikut serta dalam pameran perikanan yang diadakan di Luar Negeri seperti Seafood Expo Global, Japan International Seafood and Technology, Vietfish, Chinese Fisheries and Seafood Expo, Busan International Seafood and Fisheries Expo, Seafood Expo North America, dan Conxemar.

Tinggalkan Balasan