Bimbingan Teknis HACCP bagi QC Unit Pengolahan Ikan
3 Agustus 2017, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis HACCP bagi QC Unit Pengolahan Ikan yang melibatkan sekitar 50 peserta dari UPI yang berasal dari wilayah Surabaya. Latar belakang diadakannya bimbingan tersebut adalah makin berkembangnya tuntutan pasar internasional terhadap standar mutu pangan ekspor hasil perikanan. Selain itu masih banyak outline HACCP yang dirasa kurang mengikuti perkembangan yang ada ( kurang bersifat universal ), dan masih kurangnya pemahaman nilai-nilai dalam variable HACCP secara utuh bagi para pelaku pengendali mutu yang berakibat munculnya perbedaan persepsi dalam penerapannya. Masih banyaknya pelaku HACCP yang belum bisa membedakan antara nilai-nilai HACCP sebagai upaya preventif dengan kaidah-kaidah GMP dan SSOP. Konkritnya adalah seringnya temuan verifikasi HACCP banyak yang bersifat ketidakpatuhan GMP dan SSOP yang seharusnya sebagai temuan SKP ( GMP Certification ). Tujuan diadakannya bimbingan ini adalah untuk mendorong percepatan equivalensi nilai-nilai HACCP bagi seluruh antar pelaku industri perikanan dan pihak yang terkait, sehingga bisa terwujud kesepakatan terhadap program penerapan HACCP yang proporsional, universal dan professional. Pokok bahasan yang disampaikan dalam bimbingan ini meliputi Per.19/Men/2010 mengenai Pengendalian Sistem Jaminan Mutu dan keamanan Hasil Perikanan tentang Kebijakan System Mutu Produk Perikanan dalam Implementasi Penerapan HACCP oleh Kepala Bidang P3KP Dinas Kelautan dan Perikanan Prov Jatim, Pengembangan Substansi HACCP yang relevan dan universal ( penerapan HACCP yang bersifat universal/relevan dengan program sertifikasi system mutu lainnya ( BRC, BAP/CAC, ISO 22000, dll ) oleh Team QA senior UPI, Penjelasan tentang Klosul-klosul Utama dalam Inspeksi serta Gap analysis antara audit dan auditor serta solusinya oleh Team Inspektur Mutu Senior BKIPM Perak dan Juanda. Dalam bimbingan ini Ketua Umum AP5I Budhi Wibowo memberikan pokok bahasan terkait Kondisi Pasar Ekspor Kelautan dan Perikanan.