News

Pembangunan Perikanan Budidaya Berkelanjutan – Bappenas 9 Sept 2019

Pada tahun 2035, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai lebih dari 300 juta jiwa. Sementara itu, saat ini tingkat konsumsi ikan hampir mencapai 50 kg/kapita/tahun. Pertumbuhan produksi perikanan budidaya telah meningkat pesat selama 20 tahun terakhir, melampaui pertumbuhan produksi perikanan tangkap dan diprediksi akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan produk makanan yang berbahan baku ikan. Produksi perikanan bubidaya di Indonesia memiliki rata-rata pertumbuhan 33% selama delapan tahun terakhir, dan sektor ini telah menyediakan hampir satu juta pekerjaan baru selama waktu itu. Terlebih lagi, Indonesia kini disebutkan sebagai produsen ketiga terbesar di dunia untuk perikanan budidaya. Pada tahun 2019, target produksi perikanan budidaya adalah sebesar 29,90 juta ton, yang terdiri daro produksi ikan sebesar 10,36 juta ton dan produksi rumput laut sebesar 19,54 juta ton. Komoditas utama perikanan budidaya diantaranya adalah rumput laut dan udang. Udang merupakan komoditas perikanan budidaya yang memiliki nilai sangat tinggi karena merupakan salah satu komoditas andalan ekspor perikanan Indonesia. Pembangunan perikanan budidaya memiliki relevansi denga target pembangunan nasional dalam Rancangan Teknokratik RPJM 2020 – 2024. Kementerian PPN/Bappenas bekerjasama dengan World Resources Institute ( WRI ) Indonesia akan mengembangkan platform multi stakeholder perikanan yang akan dioperasionalkan untuk mewadahi stakeholder terkait dalam mengkoordinasikan langkah terintegrasi untuk merespon tantangan yang ada sekaligus menjaga aspek keberlanjutan dalam pembangunan sektor perikanan budidaya. Pengembangan komoditas unggulan perikanan budidaya dalam RPJMN lima tahun kedepan diantaranya adalah udang dan rumput laut. Berkaitan dengan hal tersebut Kementerian PPN/Bappenas mengadakan Workshop dimana Ketua Umum AP5I Budhi wibowo membawaka materi “ Tantangan dan Peluang Pasca Panen dan Ekspor Import Usaha Perikanan Budidaya “.

Tinggalkan Balasan