News

Diskusi AP5I Dengan Menteri Kelautan dan Perikanan – 21 April 2020

AP5I diberikan kesempatan untuk melakukan Diskusi secara online ( vicon ) via zoom dengan Menteri Kelautan dan PerikananEddy Prabowo. AP5I yang diwakili oleh Dewan Pengawas yaitu Harry Lukmito, Novi Saputra, Aris Utama dan Ariyanto Johan, dan juga didampingi oleh Ketua Umum AP5I Budhi Wibowo. Saat ini dengan adanya pandemi covid-19 pandangan yang berkembang semua industri mengalami keterlambatan dan penurunan termasuk industri pengolahan perikanan. Dalam diskusi ini Menteri KKP mengatakan beliau tetap optimis, walaupun dengan kondisi yang sulit saat ini, karena masih banyak negara-negara yang membutuhkan produk pangan walaupun dalam kondisi horeka mengalami penutupan operasional diberbagai negara. Dewan Pengawas AP5I memberikan informasi seputar yang saat ini terjadi di industri pengolahan perikanan salah satunya mengenai permasalahan bahan baku yang masih belum bisa memenuhi kapasitas terpasang upi yang ada.  Untuk itu diharapkan salah satu program dari KKP adalah untuk meningkatkan bahan baku melalui budidaya, salah satunya untuk komoditi udang dimana diharapkan KKP bisa mengaktifkan Kembali tambak-tambak undang yang cukup luas di Indonesia yang saat ini dalam kondisi idle. Terjadinya pandemi covid-19 didunia membuat perubahan kearah pasar ritel yang bisa lebih dioptimalkan, sertifikasi yang dibutuhkan oleh ritel di negara tertentu seperti USA, EU dan Jepang menjadi hal penting saat ini. Diperlukan bantuan dari pemerintah dalam hal ini KKP agar petambak-petambak sudah mulai mengarah ke sertifikasi agar nantinya lebih mudah untuk dilakukan pengecekan dari hulu ke hilir. Industri pengolahan perikanan merupakan industri yang terintegrasi dan harus dilihat sebagai satu keutuhan dari hulu ke hilir, karena kalau salah satu bagian terkendala maka semuanya akan terkendala. Dengan kondisi pandemi covid-19 ini impactnya diperkirakan akan panjang, seperti apakah nanti konsumsi baik lokal maupun ekspor akan berubah atau tidak, sertifikasi apa yang nantinya terus dibutuhkan oleh negara-negara luar untuk jaminan foodsafetynya. Untuk itu Menteri KKP meminta kepada AP5I beserta anggotanya untuk tetap optimis menjalankan industri pengolahan perikanan karena potensinya masih besar dan produk perikanan Indonesia merupakan produk yang diunggulkan.

Tinggalkan Balasan