News

Sosialisasi Hasil Pembahasan Usulan Kuota Pengambilan Tumbuhan dan Penangkapan Satwa Liar ( TSL ) dan Jenis Ikan Periode Tahun 2023 – 16 Desember 2022

Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati – Badan Riset dan Inovasi Nasional mengadakan Sosialisasi Hasil Pembahasan Usulan Kuota Pengambilan Tumbuhan dan Penangkapan Satwa Liar ( TSL ) dan Jenis Ikan Periode Tahun 2023. Direktur Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati BRIn – Amir Hamidy dalam sambutannya menginformasikan beberapa hasil pertemuan di The 19th Conference of the Parties of the Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora ( COP 19 CITES ) Panama, dimana  delegasi Indonesia berpartisipasi dalam proses pengambilan keputusan yang mempengaruhi CITES dan masa depan lebih dari 600 spesies hewan dan tumbuhan di dunia, bekerja sama dengan perwakilan lebih dari 180 negara dan entitas anggota CITES. Delegasi Indonesia akan terus bekerja sama untuk menghasilkan keputusan untuk konservasi efektif spesies satwa liar yang terancam punah oleh perdagangan ilegal atau tidak berkelanjutan seperti hiu, penyu, ikan, gajah, badak, kuda nil, kadal, burung penyanyi, katak, anggrek dan 200 spesies pohon, serta membuat keputusan tentang bagian CITES dalam memerangi penyakit zoonosis dan spesimen rekayasa genetika/biologi. Hasil pertemuan di panama, banyak species yang masuk ke appendix II terutama untuk spesies yang berasal dari alam. Hal yang sangat krusial adalah menjamin kelestarian suatu species dari mulai mereka reproduksi sampai besarnya species tersebut dan bisa dimanfaatkan. Dalam penetapan usulan kuota yang disampaikan dalam sosialisasi ini berdasarkan dari hasil penelitian ilmiah yang dilakukan BRIN. Dalam pembahasan kuota, perlu diperhatikan realisasi dari pemanfaatan dari kuota yang diberikan ditahun berjalan sehingga bisa diperkirakan kebutuhan kuota ditahun berikutnya apakah perlu dilakukan penurunan atau ditambahkan. Dalam sosialisasi ini di informasikan kuota tangkap paha katak untuk tahun 2023 yang masih ditindaklanjuti.

Tinggalkan Balasan