Workshop on Inspired tool, Traceability and Productivity
27 Oktober 2016, Dalam rangka peningkatan produktivitas dan penerapan ketelusuran ( traceability ) di industri perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan SECO/UNIDO’s SMART-Fish Programme, akan menyelenggarakan Workshop on Inspired tool, Traceability and Productivity. Workshop ini diselenggarakan oleh Ditjen PDSPKP (Penguatan Daya Saing Kelautan dan Perikanan Produk), KKP dan SMART-ikan Indonesia. Dihadiri oleh hampir 50 perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, SECO, Asosiasi dan mitra SMART-Ikan dan ahli, Workshop ini diresmikan oleh Ditjen PDSPKP – Nilanto Perbowo. Dalam sambutannya Nilanto membahas komitmen pemerintah untuk memerangi IUU fishing dan traceability adalah alat penting untuk memastikan ikan yang secara hukum tertangkap dan diperdagangkan, maka lokakarya ini adalah sangat relevan dengan kebijakan KKP saat ini. Para ahli traceability SMART-Fish, Dr. Heiner Lehr dan Gilles Horch memberikan praktik terbaik traceability di seluruh dunia diikuti oleh presentasi pada sistem traceability dan dilaksanakan dibawah suatu lembaga yaitu SISTRALINA (BKIPM, Karantina Ikan dan Quality Assurance Agency) KKP, E Sertifikasi -Catch (DG Perikanan Tangkap), Sistem Nasional Logistik Perikanan (Ditjen PDSPKP) dan Aqua Card (Ditjen Perikanan Budidaya yang hanya memberikan presentasi nya). Sistem sertifikasi E-catch saat ini sedang beroperasi secara penuh untuk mengeluarkan sertifikat E-catch untuk pasar Uni Eropa. Para konsultan berempati pentingnya penciptaan nilai bagi pelaksanaan ketertelusuran pada hari kedua, ditambah presentasi tentang Berbagi Data System (DSS) di bawah Dirjen Tangkap disajikan oleh Jean Baptista Mourne dan sertifikasi Fairtrade untuk garis tangan tuna di Maluku oleh MDPI