Diskusi Seputar Pengembangan Budidaya
24 Februari 2017, Ketua Umum AP5I Budhi Wibowo mengadakan diskusi secara pribadi dengan Dirjen Budidaya Totok Subyijakto terkait seputar pengembangan budidaya. Hal-hal yang dibahas dalam diskusi tersebut antara lain:
- Berkaitan dengan pelaksanaan Perpres No. 3 tahun 2017 AP5I meminta penjelasan kepada pak Dirjen okasi mana saja program KKP untuk peningkatan budidaya tambak sehingga nanti bisa disinkronkan dengan instansi lainnya (ESDM, PUPR , PEMDA dll). Adapun lokasi yang akan dikembangkan adalah sebagai berikut :
- Untuk anggaran tahun 2017:
- Mamuju utara, Lampung, pangandaran ke barat ( untuk vannamei )
- Kaltim & Kaltara untuk black tiger
- Untuk rencana anggaran tahun 2018:
- meneruskan tahun 2017
- sulawesi tengah, gorontalo, kendari dan NTB
AP5I akan mengawal terus agar Perpres No. 3 tahun 2017 bisa terlaksana dengan jalan melakukan koordinasi berkelanjutan dengan instansi yang terkait antara lain KKP, Kemenkomar, KSP, SEK KAB, ESDM, PUPR dll.
- Berkaitan dengan program pemanfaatan lahan Perhutani untuk budidaya tambak, Dirjen Budidaya menjelaskan program tersebut akan dimulai dengan percontohan di daerah muara gembong bekasi. AP5I mengusulkan agar program tersebut juga dilaksanakan di wilayah jawa bagian selatan untuk udang vannamei, usul tersebut mendapat tanggapan positif dari Dirjen Budidaya dan berjanji untuk segera mengkoordinasikan dengan perhutani .
- AP5I mendesak agar regristrasi tambak secara nasional dengan menggunakan kodepos pada 6 digit pertama agar segera dilaksanakan, sebagai antisipasi traceability USA SIMP.
- Berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan daya saing ekspor ikan hasil budidaya, Dirjen Budidaya setuju agar segera dilaksanakan FGD secara terbatas untuk membahas secara tuntas permasalahan yang ada dan bagaimana upaya mengatasinya. Yang akan dikaji kemungkinan adalah Patin dan Lele mengingat saat ini Pangasius Vietnam sedang mendapatkan sorotan tentang food safety sehingga bisa menjadi peluang bagi Indonesia.
- AP5I mengingatkan kepada Dirjen Budidaya agar memberikan perhatian yang serius bagaimana mengatasi perkembangan penyakit udang terutama White Feces.