News

Rapat Validasi Data dan Statistik Perikanan Budidaya 2017

1 – 3 Maret 2017, Perencanan pembangunan kelautan dan perikanan diharapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat memberikan manfaat yang optimal. Dasar dalam menyusun perencanaan diperlukan data base dan informasi yang akurat, jelas dan dapat dipertanggung jawabkan. Namun polemik yang terjadi saat ini masih adanya ketidaksaamaan data pada beberapa tingkat elemen yang terlibat dalam perencanaan pembangunan. Ketidaksamaan tentunya akan berpengaruh dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan, program  dan kegiatan pembangunan. Sehingga perlu diupayakan peningkatkan kualitas data melalui pembenahan baik SDM, sarana dan prasarana, maupun mekanisme penyajian data dan informasi. Implementasi Sistem One Data bahwa untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan diperlukan data dan informasi dengan integritas tinggi sehigga infromasi pembangunan menjadi lebih akurat. Hal ini hanya dapat diperoleh jika koordinasi dapat terjalin dengan baik. Untuk itu one data dengan sistem penerapan data yang terpusat dengan memperhatikan pada struktur data,  perlakuan data, social approach dan legitimasi data. Dalam rangka meningkatkan kualitas data dan  statistik perikanan budidaya tahun 2016 serta guna menunjang terwujudnya data produksi perikanan yang valid, terkini dan terpercaya, maka Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya mengadakan Rapat Validasi Data dan Statistik Perikanan Budidaya 2017.  Adapun data yang dibahas meliputi data produksi, data perbenihan, dan data luas lahan yang digunakan untuk budidaya. Rapat dihadiri oleh balai perikanan dari provinsi-provinsi yang memberikan laporan terkait data yang ada dilapangan, dan didukung juga oleh data dari asosiasi terkait seperti AP5I, GPMT, SCI, dan Asosiasi Catfish.

Tinggalkan Balasan