News

Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan & Pelaksanaan Uji Coba Prototipe Pada Palka Kapal Nelayan – 10 September 2021

Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi mengadakan Rapat Koordinasi Teknis dalam rangka memonitoring progress pembangunan prototipe dan rencana pelaksanaan uji coba prototipe pada palka kapal nelayan serta persiapan penyusunan dokumen kajian pengembangan skema dan penerapan sertifikasi SNI dan TKDN produk. Untuk uji coba prototipe ini bekerjasama dengan PT. Kelola Mina Laut dengan melakukan uji coba pada kapal yang ada di pacitan sehingga spesifikasi prototipe reefer container yang dibuat oleh PT. INKA disesuaikan dengan kapal yang ada di pacitan. PT. KML sendiri juga sudah menyiapkan kapal dengan feet 20 dan 40 untuk diuji coba pembuatan prototipenya. Seperti diketahui kendala ekspor yang dihadapi produk kelautan dan perikanan adalah menurunnya kapasitas kapal peti kemas dunia yang berimbas beberapa pelabuhan yang tidak terlayani, dweling time peti kemas meningkat, dan penurunan LSCI ( liner shipping connectivity index ). Terjadinya kelangkaan ruang muat  pada mother veseel ( MV ) yang berimbas pada stabilitas shipping lines dan kelangkaan peti kemas, serta berdampak pada tingginya tarif freight ( domestik dan internasional ). Permasalahan sebenarnya bukan pada kelangkaan peti kemas tetapi pada tingginya tarif freight dipasar dunia yang disebabkan oleh kelangkaan ruang muat pada MV yang memadai untuk demand saat ini termasuk pertanian, furniture dan produk UMKM. Saat ini Kemenhub dan Kemendag sedang membangun sistem secara digitalisasi untuk menjembatani agar link and match antara jumlah produk yang akan diekspor dengan ketersediaan peti kemas untuk ekspor. KKP sendiri akan memperkuat sistem logistik perikanan yang terintegrasi untuk mempermudah distribusi ikan dari sentra produksi ke sentra industri. PT. INKA akan memproduksi peti kemas berpendingin dalam negri dengan kapasitas 20 feet dan 40 feet yang berstandar internasional.

Tinggalkan Balasan