Menteri KKP Resmikan Logo Baru Kementerian – 17 September 2021

Menteri Kelautan dan Perikanan – Sakti Wahyu Trenggono, memperbarui logo KKP lewat Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Logo Kementerian Kelautan dan Perikanan. Penggantian ini untuk meningkatkan dan mempersatukan tekad, semangat, jiwa, cipta, rasa, dan karsa di lingkungan Kementerian. Perubahan logo KKP menandakan arti berkesinambungan ( sustainability ) dengan harapan nantinya pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan dapat sepenuhnya dipergunakan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia saat ini dan seterusnya sampai generasi yang akan datang. Berkesinambungan disini juga diartikan sebagai ekologi yang harus dijaga. Dan tetap NKRI, karena di tengahnya adalah lambang Garuda. Jadi kalau wilayah penangkapan ikannya di Merauke ya tetap menjadi bagian dari NKRI. Lingkungan yang dijaga, ekologi yang dijaga, akan mampu meningkatkan distribusi ke daerah-daerah. Pengenalan logo baru KKP dilakukan melaui acara KKP Rebound 2021, di Gedung Mina Bahari 3. Lebih lanjut, Menteri Kelautan dan Perikanan menegaskan tidak memasukkan unsur ikan ke dalam logo yang baru lantaran berfokus pada makna ekologi. Ikan menurutnya melambangkan makna ekonomi yang tidak berfokus pada pemerhatian ekologi. Jika itu yang terjadi, maka ekologinya akan rusak. Maka keberlanjutan itu tidak akan bisa dijaga. Sebagai informasi, logo baru KKP terdiri 6 lambang yang disatukan. Pertama, bentuk lingkaran empat sulur berwarna gradasi biru dengan lambang Negara di bagian tengah dan tulisan Kementerian Kelautan dan Perikanan, memiliki makna kesatuan yang mencerminkan Kementerian memiliki tekad yang mengalir kuat guna mewujudkan kemakmuran masyarakat kelautan dan perikanan secara berkesinambungan. Kedua, ombak melambangkan keikhlasan dan kesetiaan karena selalu konsisten membasahi apapun yang dilewati tanpa pernah mengharapkan apapun, serta tak pernah berhenti bergulung menerjang semua rintangan yang ada di depannya. Ketiga, lambang Negara berupa Garuda Pancasila beserta semboyan Bhinneka Tunggal Ika melambangkan Indonesia adalah bangsa dan negara yang kuat dan berwibawa. Keempat, jangkar dimaknai sebagai keteguhan hati dalam menjaga nilai-nilai keadilan dan kemanusiaan. Semua atas dasar kesetaraan, tanpa memandang perbedaan. Kelima, trisula dapat diartikan sebagai kekuatan integritas yang menjaga wilayah kelautan dan perikanan di seluruh wilayah Indonesia. Keenam, matahari terbit melambangkan perubahan pada seluruh elemen, dan mampu menjadikan perubahan untuk kemajuan, kesuksesan, dan pertumbuhan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menceritakan latar belakang di balik perubahan logo itu. Menurutnya gambar ikan memiliki Feng Shui atau filosofi kuno asal China yang memiliki keseimbangan dan energi tidak bagus. KKP ingin rebound, logonya sudah bukan lagi ikan. Jadi logo ikan katanya Feng Shui-nya nggak bagus karena ikan sering ditangkapi.  Sebelumnya, Sekjen KKP Antam Novambar mengatakan proses perubahan logo tidak terjadi begitu saja. Tapi logo baru ini diperoleh dari 39 usulan, yang kemudian tersaring menjadi 10 besar, selanjutnya dikerucutkan kembali menjadi lima logo yang disosialisasikan dan akhirnya dipilih secara aklamasi 1 logo.

Tinggalkan Balasan