Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Kerjasama Skema Imbal Dagang Indonesia – Iran – 28 Juli 2022

Dalam rangka menindaklanjuti penjajakan kerjasama skema Imbal Dagang dengan Iran, Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri – Kementerian Perdagangan mengadakan Rapat Pembahasan Tindak Lanjut Kerjasama Skema Imbal Dagang Indonesia – Iran.  Pelaku usaha cenderung kurang meminati ekspor melalui skema imbal dagang. Proses yang kurang efisien dalam skema ini membuat tidak banyak industriawan yang memakainya. Lewat imbal dagang memang nilainya tidak signifikan dibandingkan dengan dagang biasa karena fungsinya sebagai alternatif pembayaran dan pembiayaan perdagangan. Nilai yang diperdagangkan lewat imbal dagang cenderung kecil karena melibatkan pemerintah sebagai fasilitator maupun penjamin. Salah satu Kerjasama imbal dagang dengan Iran bertujuan untuk meningkatkan hubungan dengan Iran dan Iran merupakan salah satu pasar potensial yang belum di maksimalkan oleh Indonesia. Dengan skema imbal dagang, pemerintah mewajibkan para eksportir negara mitra dagang untuk membeli produk dalam negeri. Jika mereka membeli produk dalam negeri, akan ada kesempatan produk Indonesia lebih dikenal di negara tersebut. Beberapa permasalahan yang masih harus dicari jalan keluarnya jika memang menjalankan Kerjasama imbal dagang dengan Iran diantaranya terkait mengenai shipping line yang saat ini dari Iran hanya memperbolehkan shipping line yang digunakan dari pemerintah Iran dan belum bisa menggunakan shipping line afiliansi dengan Iran. Selain itu masalah mengenai pembayaran yang menggunakan mata uang Iran, namun beberapa pengusaha di Indonesia menginginkan menggunakan USD.

Tinggalkan Balasan