News

Rapat Koordinasi Peningkatan Daya Saing Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi – 26 Januari 2024

Dalam rangka pembahasan progres penguatan pasar produk kelautan dan perikanan Indonesia-Tiongkok, Peningkatan Daya Saing Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi mengadakan Rapat Koordinasi yang di buka oleh Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing – Andreas A. Hutahaean. Berdasarkan data sementara BPS, nilai ekspor produk perikanan periode Desember 2023 mencapai USD 511,30 juta. Capaian tersebut meningkat USD 5,57 juta atau 1,10% dibanding capaian Desember 2023 dan menurun sebesar USD 22,33 juta atau 4,19% jika dibanding capaian Desember 2022. Secara akumulasi, nilai ekspor pada periode Januari – Desember 2023, mencapai USD 5,63 miliar dengan volume 1,22 juta ton. Secara nilai menurun sebesar 9,81% dan secara volume menurun sebesar 0,28% jika dibandingkan periode sama tahun 2022. Nilai ekspor ke Tiongkok sebesar USD 1,14 miliar ( share 20,23% ) atau meningkat 1,29% dibanding periode yang sama tahun 2022. Saat ini Tiongkok melakukan pelarangan produk perikanan dari Jepang dikarenakan pembuangan limbah nuklir sehingga membuka peluang baru untuk produk perikanan Indonesia masuk ke Tiongkok menggantikan pasar Jepang. Produk perikanan Jepang yang masuk ke Tiongkok adalah produk perikanan dengan kategori premium dengan produk perikanan salmon, tuna, udang, cumi, gurita. Salah satu cara agar produk perikanan Indonesia bisa masuk dengan cepat menggantikan produk perikanan Jepang yaitu perlu dibentuk hub/fasilitator untuk menjembatani antara Indonesia dan Tiongkok. Selain itu juga perlu dilakukan promosi produk perikanan Indonesia melalui pameran-pameran yang diadakan di Tiongkok.

Tinggalkan Balasan