Sosialisasi Program Kerjasama Skema Imbal Dagang Business to Business kepada Pelaku Usaha – 17 Maret 2022

Menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding ( MoU ) dan Kontrak Jual Beli antara BP Indonesia dengan BP negara Meksiko, Rusia, Jerman, Belanda dan Turki yang telah dilakukan sejak Juli, Agustus dan Oktober,  Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Kementerian Perdagangan mengadakan Sosialisasi Program Kerjasama Skema Imbal Dagang Business to Business kepada Pelaku Usaha.  Kegiatan sosialisasi dibuka Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor – Marthin yang menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada para pelaku usaha ( eksportir dan importi r) maupun asosiasi terkait dengan program kerja sama skema imbal dagang business to business ( b to b ) yang sedang didorong Kementerian Perdagangan sejak tahun 2020. Kementerian Perdagangan tengah mendorong program kerjasama imbal dagang business to business dengan beberapa negara pilot project, dan diharapkan dapat memperluas pangsa pasar Indonesia di negara lain, memasarkan produk baru, memberikan on top/additional ekspor, penghematan devisa serta mengatasi kesulitan impor karena keterbatasan devisa.  Kementerian Perdagangan telah menunjuk PT PPI bertindak sebagai koordinator yang dapat menjembatani eksportir dan importir dan melakukan komunikasi dengan pihak koordinator di negara mitra. Peran PT PPI dalam kerja sama skema imbal dagang ini adalah murni dalam rangka business to business. Penjajakan skema imbal dagang business to business ( b to b ) telah ditawarkan ke 35 negara di dunia sejak awal 2021, dan telah berhasil melakukan kesepakatan melalui Memorandum of Understanding ( MoU ) dengan 5 negara mitra ( Meksiko, Rusia, Jerman, Belanda, Turki ) dan 1 kontrak imbal dagang dengan Meksiko. Selain itu Kemendag bekerjasama dengan Perwadag dan Dinas Perindag, serta berkolaborasi dengan KADIN Indonesia dalam penjajakan hingga realisasi imbal dagang. Kemendag juga melibatkan Lembaga Pembiayaan Ekspor Impor ( LPEI ), PT BNI tbk dan PT Aksrindo untuk sektor dukungan pembiayaan dan asuransi, serta PT Kurhans Trans untuk dukungan logistik. Target sosialisasi menjaring partisipasi pelaku usaha ( eksportir dan importir ) dan asosiasi untuk dapat terlibat dalam program kerja sama imbal dagang business to business ( b to b ) dengan negara mitra guna mencapai target realisasi kontrak imbal dagang dengan Meksiko pada bulan Maret 2022 dan target penandatanganan kontrak dan realisasi imbal dagang dengan 4 negara mitra lainnya ( Rusia, Jerman, Belanda, Turki ) pada Semester 1 tahun 2022.

Tinggalkan Balasan