Bincang Bahari – 14 November 2022

Sehubungan dengan Peringatan Hari Ikan Nasional ( Harkannas ) ke-9 tahun 2022, Kementerian Kelautan dan Perikanan melaksanakan kegiatan Bincang Bahari sebagai salah satu pre-event Road to Harkannas.  KKP menyebut produk perikanan berpeluang untuk menjadi penyokong ketahanan pangan nasional. Pasalnya, diprediksi kebutuhan protein yang didapat dari ikan akan meningkat sejalan dengan pertumbuhan jumlah penduduk. Ini bisa jadi krisis pangan bagi beberapa negara, tapi bagi Indonesia sebagai negara maritim justru menjadi peluang. Indonesia memiliki sumber daya perikanan untuk memanfaatkan peluang tersebut. Bagi pengembangan SDM dalam negeri, ikan bisa menjadi solusi atas persoalan stunting sekaligus mencetak generasi unggul. Harkannas ke-9, menjadi momentum untuk kembali mengingatkan publik terkait hal tersebut. Bicara stunting, bukan hanya tentang kurang tinggi atau kurang berat badan, tapi juga menyelamatkan kecerdasannya dengan asupan kaya omega 3. Ikan juga memiliki peluang pasar yang besar dan bisa berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Total nilai pasar ikan bersirip menyentuh angka US$ 175 miliar di tahun 2028. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng ) – Darliansjah mengatakan pandemi covid-19 menyadarkan pemerintah di berbagai negara tentang pentingnya ketahanan pangan. Terlebih masyarakat lebih berorientasi terhadap pangan yang aman dan menyehatkan dan kondisi ini membuat produk pangan berbasis daging putih atau ikan cenderung naik signifikan. Sebagai respons atas kondisi tersebut, Pemprov Kalteng telah merumuskan ikan sebagai bagian ketahanan pangan yang ditunjukkan dengan pembangunan sentra pangan seperti sentra perikanan budidaya, sentra perikanan tangkap, dan sentra pengolahan ikan. Sudah dimasukkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJPMD ) 2021-2026, ikan sebagai bagian ketahanan pangan dan bagian upaya penurunan prevalensi stunting. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong –  Zulfinasran menegaskan kesiapan daerahnya menjadi tuan rumah Harkannas ke-9 yang digelar pada 21 November nanti. Sebagai daerah yang terletak di Teluk Tomini, Parigi Moutong menawarkan hasil perikanan terbaik untuk didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia dan pasar ekspor. Kabupaten Parigi Moutongsangat siap menjadi tuan rumah Harkannas, harapannya melalui kegiatan ini kita ingin menunjukkan potensi dan peluang perikanan di Parigi Moutong. Sebagai informasi, Harkannas ke-9 akan dipusatkan di Parigi Moutong mulai 19-21 November mendatang. Sejumlah kegiatan seperti lomba masak ikan tingkat nasional, bersih pantai hingga panen udang akan menjadi bagian dari gelaran Harkannas tahun ini.

Tinggalkan Balasan