China – Indonesia Agricultural Products Trade Contract Signing Ceremony – 11 November 2022

Menteri Perdagangan – Zulkifli Hasan berhasil merealisasikan kerja sama yang dibangun Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya penandatanganan nota kesepahaman kerja sama perdagangan dan kontrak dagang antar asosiasi dan pelaku usaha Indonesia dan China untuk produk minyak kelapa sawit ( CPO ) dan perikanan. Dalam kesempatan yang sama, terjadi kontrak baru senilai USD 2,6 miliar. Hubungan diplomatik Indonesia-Tiongkok telah menginjak tahun ke-72 dan acara penandatanganan hari ini merupakan bentuk realisasi tindak lanjut pertemuan bilateral pimpinan kedua negara pada akhir bulan Juli lalu terkait dengan komitmen pembelian Tiongkok atas 1 juta ton CPO serta produk pertanian dan perikanan Indonesia. Nilai perdagangan antara China dengan Indonesia dalam sembilan terakhir tembus US$1.100 miliar atau Rp17.033 triliun  meningkat 29 persen dari tahun sebelumnya. Informasi itu disampaikan oleh Wakil Menteri dan Deputi Perdagangan Internasional China – Wang Shouwen saat sambutan dalam penandatanganan MoU Kerja Sama antara Asosiasi Indonesia dan China di Bidang CPO, Perikanan, dan Pertanian. Penandatanganan MoU baru ini bisa menjadi sarana untuk mendorong dan memperluas volume perdagangan Indonesia-China dan meningkatkan kerja sama bilateral kedua negara. Lebih lanjut, Indonesia dan China merupakan negara pertanian dengan populasi terbesar. Dalam bidang perdagangan,  Indonesia dan China bisa saling melengkapi. Dasar kerja sama Indonesia-China sangat kokoh dan memiliki masa depan yang cerah. Nota kesepahaman kerja sama perdagangan ditandatangani oleh China Chamber of Commerce for Import and Export for Foodstuffs, Native Produce & Animal By-Products ( CFNA ) dengan empat Asosiasi produk kelapa sawit Indonesia dan turunannya, serta empat asosiasi produk perikanan Indonesia. Asosiasi produk kelapa sawit dan turunannya terdiri dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia ( GAPKI ), Gabungan Minyak Nabati Indonesia ( GIMMI ), Asosiasi Minyak Makan Indonesia ( AIMMI ), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia ( APOLIN ). Sementara asosiasi produk perikanan terdiri dari Asosisasi Produsen Pengolahan dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia ( AP5I ), Asosiasi Pengelolaan Ranjungan Indonesia ( APRI ), Asosiasi Rumput Laut Indonesia ( ARLI ) dan Asosiasi Demersal Indonesia ( ADI ).

Tinggalkan Balasan