Rapat Koordinasi Peningkatan Ekspor Produk-produk Perikanan Indonesia ke China – 10 September 2020

Dalam rangka rencana Kunjungan Kenegaraan Presiden RI ke China pada akhir tahun 2020, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dengan The National Development and Reform Commision of the People’s Republik of China mengadakan Rapat Koordinasi Peningkatan Ekspor Produk-produk Perikanan Indonesia ke China. Para pelaku usaha di sektor kelautan dan perikanan di Indonesia perlu mengetahui bahwa ekspor produk komoditas perikanan ke China saat ini terbuka luas, apalagi saat ini China mulai recovery dari pandemi covid-19 dan resesi ekonomi. Terkait ekspor perikanan, hasil perikanan Indonesia sudah diterima di 158 negara di dunia dan salah satu pasar terbesarnya yakni China. Selain itu, setidaknya ada 664 Unit Pengolahan Ikan ( UPI ) terdaftar sebagai eksportir di negara terebut. Berdasarkan data dari China Custom Data, Indonesia berada di peringkat ke-4 sebagai eksportir hasil perikanan tertinggi ke China periode Januari-Mei 2020. Kinerja sektor perikanan di semester 1 tahun 2020 menunjukkan grafik yang menggembirakan, seperti kenaikan nilai ekspor tercatat 6,9% atau senilai US$ 2,4 miliar dibanding periode yang sama di tahun 2019. Sedangkan nilai impor semester 1 Tahun 2020 sebesar US$ 0,2 miliar atau turun 5,9% dibanding periode yang sama di tahun 2019. Untuk itu Komitmen penjaminan mutu juga ditekankan kepada negara-negara target ekspor Indonesia, termasuk salah satunya, China. Hal ini penting dilakukan karena keamanan pangan dan penyakit lintas batas menjadi dua isu persaingan ketersediaan pangan secara global. Sebab, tak jarang negara maju sebagai konsumen membuat technical barrier atau hambatan prosedur regulasi seperti melalui penerapan persyaratan teknis yang ketat dan bisa menyulitkan negara-negara pengekspor termasuk Indonesia, ini bertujuan agar mendapatkan produk terbaik.

Tinggalkan Balasan